Pengusaha Bahu Membahu Berikan Sumbangan Ke Kementerian BUMN Untuk Tangani Covid - 19 - Realita Rakyat
Connect with us

Headline

Pengusaha Bahu Membahu Berikan Sumbangan Ke Kementerian BUMN Untuk Tangani Covid – 19

Published

on

Realitarakyat.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menerima sumbangan dari sejumlah pihak untuk memenuhi kebutuhan di 35 rumah sakit BUMN dalam rangka menangani pasien COVID-19.

“Memperkuat ekosistem ini benar-benar terjadi, ekosistem yang dibangun bersama-sama dengan gotong-royong ‘insya Allah’ lebih ringan. Saya sangat ucapkan terima kasih, tidak hanya ke swasta tapi juga ke kementerian lain,” ujar Menteri Erick Thohir melalui video konferensi di Jakarta, Selasa.

Ia menyampaikan bahwa BUMN memiliki sebanyak 65 rumah sakit, 35 RS BUMN diantaranya diperuntukkan bagi penanganan COVID-19.

“Sebanyak 35 RS BUMN harus diubah menjadi COVID-19 friendly. Belum lagi kami harus pastikan Wisma Atlet harus mengantisipasi pertumbuhan pasien, Alhamdulillah hari ini masih stagnan,” katanya.

Ia mengemukakan sumbangan dari berbagai pihak itu mulai dari uang tunai, alat pelindung diri (APD), hingga alat kesehatan pendukung penanganan COVID-19.

“Kami harus pastikan alat kesehatan tersedia seperti ventilator, APD dan lain-lain,” ucapnya.

Ia memaparkan, Temasek Holdings memberikan empat polymerase chain reaction (PCR) kapasitas 1.000 test kit, PT Cikarang Listrindo Tbk menyumbang sebanyak delapan unit ventilator, Andarta memberikan satu unit ventilator.

Kemudian, China Aluminum International Engineering Co Ltd menyumbang 8.300 pcs APD, ID Care sebanyak 1.700 APD, China Huadian Corporation memberikan 250 pcs termometer, 400 termometer eletrik, APD, google, gloves, masker bedah, masker N95, swab kit, Rifi Aprilia sebanyak 200 pcs APD, dan Kementerian Sosial memberikan 10 ribu APD.

Selain itu, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) memberikan Rp5 miliar, pengusaha nasional Prayogo Pangestu sebesar Rp10 miliar.

“Saya yakin ini belum berhenti, yang pasti kalau kita bersama-sama, saya rasa lebih ringan lebih mudah. Semua itu kita gak akan pegang untuk diri kita,” ucap Erick.

Ia mengharapkan setelah pandemi COVID-19 berakhir, kerja sama business to business (B2B) di antara BUMN dan swasta dapat semakin kuat.(Ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Sekdakot Tidore Meninggal Dunia Akibat Covid 19

Published

on

Continue Reading

Headline

Poros Maritim Dunia bukan jadikan sumber daya laut sebagai ATM

Published

on

Continue Reading

Headline

Masih Meningkat, Update Corona 24 Mei : 22.271 Orang Positif 5402 Sembuh dan 1.372 Orang Meninggal Dunia

Published

on

Continue Reading
Loading...