Connect with us

Nasional

HNW Salurkan Sembako Bantu Pekerja Migran WNI di Malaysia

Published

on

foto: ist/net

Realitarakyat.com – Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid, memberikan bantuan sembako kepada para pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia yang tengah menghadapi kesulitan hidup akibat virus corona jenis baru 2019 (COVID-19).

Bantuan tersebut, diberikan kepada para PMI di wilayah Semenanjung (Kuala Lumpur), di Selangor, Penang, Perak hingga ke perkebunan di Sabah dan Serawak melalui Pusat Informasi dan Pelayanan (PIP) Partai Keadilan Sejahtera dan Relawan HNW di Malaysia.

“Bantuan didistribusikan dari satu ladang ke ladang yang lain dalam bentuk sembako yang terdiri dari beras, gula, minyak goreng, telur dan mie instan serta masker,” ujar Hidayat, dalam siaran persnya, sebagaimana dikutp Antara, Minggu (19/4/2020).

Di beberapa daerah, bantuan diberikan dalam bentuk voucher belanja yang dapat digunakan di warung untuk memudahkan distribusi.

PMI di pedalaman Malaysia menyambut gembira datangnya bantuan tersebut. Salah satu penerima bantuan, Aswar pekerja asal Sulawesi Selatan selaku mandor perkebunan di Serawak mengucapkan terima kasih.

“Saya mewakili teman-teman mengucapkan terima kasih, bisa dapat bantuan ini agar kami bisa bertahan hidup. Karena saat ini teman-teman tidak bisa kerja akibat ladang dan pabriknya tutup. Sementara gaji kami dihitung harian, sehingga kami tidak ada pendapatan. Selama ini bantuan dari pemerintah melalui KBRI/KJRI tidak sampai ke ladang-ladang dan jauh dari kota,” ujar Aswar.

Hidayat Nur Wahid yang merupakan anggota DPR RI dari Dapil DKI 2 menyatakan keprihatinannya atas kondisi para PMI.

Hidayat mengklaim sudah mengirimkan surat langsung kepada Menteri Luar Negeri dan Duta Besar Indonesia di Malaysia agar memperhatikan, melindungi dan membantu memenuhi kebutuhan pokok kepada pekerja migran Indonesia yang kesulitan hidup selama diberlakukannya pembatasan gerak di Malaysia.

Pihaknya juga menyampaikan langsung ke Menlu, Mensos maupun Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) agar melaksanakan kewajiban negara terhadap WNI di luar negeri termasuk para PMI.

“Karena PMI menyampaikan kondisi mereka yang semakin berat dan karenanya menginginkan agar Pemerintah segera membantu dengan melindungi dan bahkan mengevakuasi PMI/TKI di Malaysia,” kata Hidayat melalui rilisnya.

Hidayat berharap pemerintah menyiapkan bantuan, program dan skema keuangan untuk pekerja migran yang terdampak langsung oleh krisis pandemi covid-19, tidak hanya di Malaysia namun juga di negara tujuan pekerja migran lainnya seperti di Arab Saudi.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera ini mengatakan pihaknya sudah menyampaikan ke pimpinan Komisi I DPR yang membidangi Luar Negeri serta pimpinan Komisi IX yang membidangi Tenaga Kerja agar mereka menindaklanjuti surat-surat dari PMI.

Pasca Pemerintah Malaysia menerapkan kebijakan Perintah Kawalan Pergerakan atau Movement Control Order (MCO) sejak 19 Maret 2020 sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, kehidupan pekerja migran Indonesia di Malaysia yang mayoritas bekerja di sektor jasa, konstruksi, pekerja kebun sawit dan pabrik mengalami dampak langsung. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Nasional

Ini Alasan Nama Din Syamsuddin Tak Ada di Kepengurusan Baru MUI

Published

on

Continue Reading

Kesehatan

Soal Vaksin COVID-19, Peluang Kerja Sama RI-Swedia Terbuka Lebar

Published

on

Kamadiprata Isnomo (ist/net)
Continue Reading

Nasional

PKS Sebut Tak Ada Urgensi Teruskan Pembahasan RUU HIP

Published

on

Mulyanto (ist/net)
Continue Reading
Loading...