Connect with us

Ramadan 1441 H

Ahli Gizi: Puasa Mampu Meningkatkan Imunitas Tubuh

Published

on

ilstr/net

Realitarakyat.com- Ahli gizi Universitas Gadjah Mada R. Dwi Budiningsari mengatakan menjalankan ibadah puasa mampu meningkatkan sistem kekebalan atau imunitas tubuh di tengah pandemi COVID-19.

“Sejumlah penelitian menyebutkan berpuasa dapat meningkatkan imunitas. Sebaliknya, belum ada studi yang menyatakan berpuasa berisiko meningkatkan infeksi COVID-19,” kata Dwi melalui keterangan tertulis yang diterima Jumat (24/4/2020).

Menurut dia, berpuasa yang benar dapat memperbaiki jaringan-jaringan sel yang rusak. Dengan berpuasa selama 30 hari bisa merangsang produksi sel-sel darah putih baru.

Hal itu yang kemudian menurut Ketua Prodi S1 Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM ini mampu mendasari regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh.

Kondisi dengan sistem kekebalan yang telah diregenerasi, menurut dia, akan semakin memperkuat tubuh dalam menangkal berbagai infeksi bakteri maupun virus dan penyakit lainnya.

Dia menjelaskan kekebalan tubuh sangat dipengaruhi oleh kualitas dan kuantitas asupan gizi.

Orang yang mengalami kekurangan gizi, kata dia, akan sangat rentan terhadap infeksi COVID-19.

Sementara orang yang bergizi baik, dengan kebutuhan energinya telah tercukupi, menurut dia, berpotensi besar memiliki kemampuan untuk memusnahkan virus corona jenis baru itu.

Secara umum, kata Dwi, terdapat tiga fungsi asupan gizi yang digunakan oleh tubuh manusia. Pertama, menjadi sumber energi sebagai prioritas utama yang digunakan oleh tubuh. Kedua, fungsi regulasi yaitu mengatur agar tubuh sehat dan bugar, termasuk fungsi kekebalan tubuh. Ketiga, fungsi pertumbuhan yang merupakan prioritas terakhir yang akan berlangsung apabila fungsi pertama dan kedua telah terpenuhi.

Tak hanya meningkatkan imunitas, berpuasa, kata dia, juga dapat membantu detoksifikasi atau mengeluarkan berbagai racun yang tersimpan dalam tubuh. Misalnya zat-zat adiktif aditif dalam makanan seperti pengawet dan pewarna makanan.

Lebih dari itu, menurut dia, puasa juga dapat mengurangi massa lemak tubuh berlebih yang dapat merusak keseimbangan sistem kekebalan tubuh manusia. Pasalnya, lemak yang berlebih akan memicu produksi sel yang menyebabkan peradangan organ tubuh sehingga memicu munculnya penyakit pembuluh darah dan masalah kesehatan lainnya.

“Kalau yang kelebihan lemak bisa menurunkan berat badan maka bisa memperbaiki imunitasnya,” kata Ketua Perhimpunan Pakar Gizi dan Pangan (Pergizi Pangan) DIY ini.(vee/ant)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ramadan 1441 H

Istri Bintara TNI Hina Presiden, Serda K Dapat Hukuman Disiplin

Published

on

Continue Reading

Ramadan 1441 H

Jenazah Djoko Santoso Diberangkatkan, Prabowo: Kita Lepas dengan Penuh Kehormatan

Published

on

Continue Reading

Ramadan 1441 H

Jenis olahraga yang aman selama berpuasa Ramadhan

Published

on

Foto: Antara
Continue Reading
Loading...