Connect with us

Luar Negeri

China Protes Protes AS, “Hentikan Penindasan Terhadap Huawei!”

Published

on

Realitarakyat.com – Pemerintah China (Tiongkok) mendesak Amerika Serikat (AS) untuk menghentikan segala tekanan terhadap Huawei dan perusahaan lainnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah AS mengumumkan kontrol ekspor baru untuk membatasi akses ke teknologi semikonduktor kepada Huawei.

AS memberlakukan pembatasan terbaru kepada Huawei, produsen ponsel pintar (smartphone) terbesar kedua di dunia karena brand tersebut diduga melakukan kegiatan mata-mata atau spionase di AS.

Keputusan AS tersebut merupakan bagian dari eskalasi ketegangan terbaru dalam pertempuran antara AS dan Tiongkok terkait dominasi teknologi global.

“Pemerintah China akan dengan tegas menegakkan hak dan kepentingan perusahaan yang sah,” kata Kementerian Luar Negeri China dalam pernyataan resmi seperti dilansir Channelnewsasia, Sabtu (16/5/2020).

“Kami mendesak AS untuk segera menghentikan penindasan yang tidak masuk akal terhadap Huawei dan perusahaan lainnya,” jelas Kementerian Luar Negeri China.

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Tiongkok mengatakan, tindakan Pemerintahan AS sudah menghancurkan manufaktur global, rantai dan nilai pasok.

Sebelumnya, Departemen Perdagangan AS mengatakan akan melakukan kontrol secara ketat (sempit) dan strategis menargetkan akuisisi semikonduktor Huawei yang merupakan produk langsung dari perangkat lunak dan teknologi AS.

Sementara itu, sejumlah pejabat AS telah berulang kali menuduh raksasa teknologi itu (Huawei) mencuri rahasia dagang Amerika dan membantu upaya spionase Tiongkok.

Tuduhan tersebut meningkatkan ketegangan sementara kedua belah pihak yang saat ini sedang terlibat dalam perang dagang yang lama membara.

Akibatnya, Huawei semakin bergantung pada teknologi yang diproduksi di dalam negeri. Tetapi, aturan terbaru juga akan melarang perusahaan asing yang menggunakan teknologi AS dari pengiriman semikonduktor kepada Huawei tanpa izin AS.

Pembatasan baru ini akan memutuskan akses Huawei ke salah satu pemasok utamanya, pembuat cip dari Taiwan, TSMC, yang juga memproduksi cip untuk Apple dan perusahaan teknologi lainnya.

AS sebelumnya juga melarang Huawei menggunakan semikonduktor buatan AS dalam produk mereka.

Sementara itu, Tiongkok mengancam pembalasan terhadap AS untuk tindakan tersebut, termasuk memberlakukan pembatasan pada perusahaan-perusahaan besar AS dan menempatkan mereka dalam “daftar entitas yang tidak bisa dipercaya”. Demikian menurut Global Time yang mengutip sumber Pemerintah Tiongkok.

Sedangkan perusahaan raksasa teknologi seperti Apple, Cisco, Qualcomm dan pembuat pesawat Boeing adalah beberapa perusahaan yang mungkin menjadi target, kata Global Times.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Luar Negeri

Antisipasi Badai Terkuat di dunia 2020, Filipina Perintahkan Evakuasi Penduduk Luzon

Published

on

ist/net
Continue Reading

Luar Negeri

Puluhan Ribu Muslim di Wilayah Palestina Protes Pernyataan Presiden Prancis

Published

on

ist/net
Continue Reading

Headline

Ribuan Warga Lakukan Aksi Demo, Raja dan PM Thailand Abai Terhadap Tuntutan Warganya

Published

on

Continue Reading
Loading...