Connect with us

Ekonomi

Bappenas : Sinergi Kebijakan Pusat dan Daerah Lawan Covid-19

Published

on

Realitarakyat.com – Dalam rangka meningkatkan sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah, Kementerian PPN/Bappenas mengadakan Temu Konsultasi Triwulanan Bappenas-Bappeda Seluruh Indonesia melalui video conference.

Temu konsultasi kali ini bertema “Langkah-Langkah Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19” yang dibuka Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata tersebut membahas mitigasi Covid-19 dan isu kesehatan ke depan, termasuk bagaimana mempersiapkan sistem kesehatan nasional.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, temu konsultasi itu juga akan membahas tema besar Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2021 yakni pemulihan dan reformasi ekonomi.

Pemulihan ekonomi meliputi sektor industri, pariwisata, dan juga investasi, terutama pengurangan jam kerja yang perlu dievaluasi untuk dikembalikan seperti semula.

Selain pemulihan ekonomi, reformasi juga menjadi fokus RKP 2021, yang mencakup reformasi kesehatan, perlindungan sosial, ketahanan bencana, dan juga reformasi terkait ketahanan pangan.

“Presiden (Joko Widodo) meminta Kementerian PPN/Bappenas untuk mendesain ulang Sistem Kesehatan Nasional, oleh karena itu kami juga berharap hal yang sama dilakukan oleh daerah karena pada akhirnya, ujung sistem kesehatan nasional ada di daerah”, kata Suharso Monoarfa dalam sesi video conference, Selasa (26/5/2020).

Suharso juga memaparkan tiga kriteria dalam penyesuaian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Syarat tersebut masing-masing syarat epidemiologi yang menjadi syarat mutlak sistem kesehatan dan syarat surveilans

Suharso menekankan tes dalam syarat surveilans adalah hal penting, utamanya terkait peningkatan kapasitas lab, sehingga makin banyak masyarakat yang dapat dites. Kekuatan surveilans yang baik dibuktikan dengan peningkatan kapasitas tes.

“Begitu surveilans jalan, sistem kesehatan ditantang, jika dapat memenuhi hal itu, berarti epidemiologinya akan mudah dihitung. Epidemiologi menjadi syarat penting karena epidemiologi akan memberikan informasi mengenai sistem kesehatannya yang ok dan surveilans jalan,” jelasnya.

Sementara itu acara temu konsultasi dilanjutkan dengan diskusi yang dimoderatori Staf Ahli Menteri PPN Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan Kementerian PPN/Bappenas Amalia Adininggar Widyasanti.

Sedangkan Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas Subandi dalam kesempatan ini memaparkan mengenai Aman Covid-19 sebagai Bagian dari Reformasi Kesehatan Nasional dan Optimalisasi Pemanfaatan DAK (Dana Alokasi Khusus) Kesehatan untuk Mendukung Penguatan Sistem Ketahanan Nasional.

Dalam RKP 2021, penguatan Sistem Kesehatan Nasional akan menjadi salah satu Major Project.

“Hal ini dilakukan untuk memperkuat sistem kesehatan nasional dalam rangka meningkatkan kesiapan dalam menghadapi pandemi, kegawatdaruratan kesehatan masyarakat yang juga menjadi concern dunia, serta recovery dan penyelesaian masalah kesehatan,” kata Subandi.

Selanjutnya, fokus penguatan Sistem Kesehatan Nasional di 2021 yang pertama adalah Penguatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat sebagai langkah promotif dan preventif melalui kegiatan peningkatan perilaku untuk pengurangan risiko penyakit tidak menular, penguatan fungsi puskesmas, dan peningkatan imunisasi.

Kedua, adalah penguatan Ketahanan Kesehatan yaitu kemampuan untuk mencegah, mendeteksi, dan juga merespons melalui memperkuat pos pintu masuk atau kantor kesehatan pelabuhan, sistem penguatan dini, surveilans penyakit realtime, kapasitas dan jejaring laboratorium, kesiapan SDM (Sumbet Daya Manusia) dan protokol dan tata laksana respon cepat, serta perluasan case detection, skrining, dan karantina kesehatan.

Ketiga, penguatan sumber daya melalui pemenuhan fasilitas dan alat kesehatan sesuai kelas RS dan sistem rujukan, pemenuhan dokter dan 9 jenis tenaga kesehatan di puskesmas, pemenuhan vaksin dan obat, dukungan insentif bagi industri farmasi dan alat kesehatan dalam negeri.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Dorong UMKM Go Digital, Menkop Tekankan Tiga Hal Ini

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Ketua MPR: Cegah Tingginya Kredit Macet Diperlukan Restrukturisasi

Published

on

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (ist/net)
Continue Reading

DPR

Kunjungi PT TPPI, Komisi VII DPR Soroti Proyek Revamping Kilang

Published

on

Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto (ist/net)
Continue Reading
Loading...