13 Juli Masuk Ajaran Baru, Sekolah Di DKI Dibuka Jika Sudah Aman - Realita Rakyat
Connect with us

Headline

13 Juli Masuk Ajaran Baru, Sekolah Di DKI Dibuka Jika Sudah Aman

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Dinas Pendidikan DKI Jakarta membantah bahwa sekolah di ibu kota akan dibuka kembali secara serentak pada 13 Juli 2020.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana, pembukaan sekolah akan tetap dilakukan setelah situasi dan kondisi dinyatakan aman dari penyebaran virus corona (Covid-19).

“Pembukaan sekolah akan dilakukan setelah situasi dan kondisi dinyatakan aman dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Nahdiana dalam keterangan tertulisnya, Kamis (28/5).

Nahdiana menjelaskan berdasarkan Keputusan Kepala Dinas Pendidikan No 467 tahun 2020 tentang kalender Pendidikan tahun pelajaran 2020/2021, permulaan tahun ajaran baru memang akan dimulai pada 13 Juli 2020 dan berakhir 25 Juni 2021. Kendati begitu, hal tersebut tidak berarti sekolah akan kembali dibuka pada tanggal tersebut.

Selain itu, kata dia, perubahan awal tahun pelajaran baru juga dapat dilakukan apabila ada kebijakan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengingat kondisi pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada permulaan tahun pelajaran baru tersebut bukan merupakan pembukaan kembali sekolah,” jelasnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik sebelumnya juga telah mewanti-wanti agar Pemprov DKI lebih berhati-hati untuk membuka kembali operasional sekolah pada 13 Juli 2020. Pasalnya, menurut Taufik, murid akan lebih sulit disiplin dalam menjalani protokol kesehatan.

Pihak sekolah, kata dia, harus berhati-hati dan memperhatikan tingkat penyebaran virus corona di lokasi sekolah tersebut.

“Kalau sekolah memang harus lebih hati-hati. Yang pertama, protokol kesehatan tetap harus dijalani. Nah, anak kecil itu, agak sulit untuk diatur. Misalnya pakai masker, jaga jarak. Mereka kan memang hobi bermain dengan kawan-kawannya,” kata Taufik saat dikonfirmasi.

Menurut Taufik, sekolah bisa kembali dibuka jika daerah di lingkungan sekolah kondisi penyebaran virus sudah menurun. Atau, kata dia, bisa juga sekolah mengakali dengan tidak semua murid hadir ke sekolah.

“Ya, misalnya kelas yang tadinya 25, jadi 10. Cuma kayak begitu, anak-anak ini kan sulit. Karena itu harus dijaga betul,” tutur dia.

Politikus Partai Gerindra itu pun meminta Pemprov DKI Jakarta tidak terburu-buru mengambil keputusan ihwal pembukaan kembali kegiatan di sekolah. Perlu kajian yang lebih matang dan tidak terburu-buru mengenai hal ini.

“Intinya jangan buru-buru. Sekolah juga harus ikut peduli. Tingkat terpaparnya di lingkungan sekolah seperti apa? Dampak penularan terhadap anak-anak seperti apa? Kalau orang tua kan gampang diatur dan mudah dikasih pengertian juga,” tandasnya.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPR

Sebelum Bubar, Massa Demo di Depan DPR RI Lempari Polisi

Published

on

Continue Reading

DPR

PKS dan Gerindra Adu Mulut di Paripurna DPR Soal BPJS Kesehatan

Published

on

Continue Reading

Headline

Update 16 Juli: Positif Covid-19 Bertambah 1.574 Jadi 81.668 Orang

Published

on

Continue Reading
Loading...