KPK Telusuri Pihak - Pihak Yang Diduga Membantu Pelarian Nurhadi - Realita Rakyat
Connect with us

Hukum

KPK Telusuri Pihak – Pihak Yang Diduga Membantu Pelarian Nurhadi

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyebut tim penyidik masih terus menelusuri tentang dugaan adanya pihak yang melindungi mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono, selama pelarian sebagai buronan kasus korupsi.

“Kami sampai saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Apakah selama DPO, yang bersangkutan dilindungi, dibantu ataupun kemudian difasilitasi persembunyiannya oleh pihak-pihak lain,” ujar Ghufron di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2020).

Ghufron menyebut, jika nantinya dugaan tersebut terbukti, maka lembaga antirasuah akan menjerat pihak yang turut menyembunyikan Nurhadi dengan Pasal 21 UU Tindak Pidana Korupsi. Pasal tersebut disematkan kepada pihak yang menghalangi, merintangi, dan menghambat proses penyidikan.

“Maka kepada pihak-pihak tersebut tentu akan kami tindak tegas menggunakan Pasal 21 tersebut,” kata dia.

Ghufron menyebut pihaknya sudah menerima berbagai informasi selama masa pelarian Nurhadi. Dia menegaskan, setiap informasi yang diterima akan ditelusuri lebih dalam untuk menemukan fakta.

“Kalau info-info tentu sampai saat ini tentu kami terima, akan kami himpun itu semua. Yang penting info tersebut tentu perlu dikroscek dengan hasil pemeriksaan, dengan alat bukti lain, maupun tersangka yang sudah di tangan kami. Tentu kami akan lanjutkan itu,” kata Ghufron.

Perlu diketahui, Nurhadi dijerat sebagai tersangka karena yang bersangkutan melalui menantunya, Rezky Herbiono, diduga telah menerima suap dan gratifikasi dengan nilai Rp 46 miliar. Suap dan gratifikasi terkait penanganan perkara di MA.

Tercatat ada tiga perkara sumber suap dan gratifikasi Nurhadi, pertama perkara perdata PT MIT vs PT Kawasan Berikat Nusantara, kedua sengketa saham di PT MIT, dan ketiga gratifikasi terkait dengan sejumlah perkara di pengadilan.

Diketahui Rezky diduga menerima sembilan lembar cek atas nama PT MIT dari Direkut PT MIT Hiendra Soenjoto untuk mengurus perkara itu. Cek itu diterima saat mengurus perkara PT MIT vs PT KBN.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hukum

KPK Serahkan Barang Rampasan Senilai Rp36,9 Miliar ke Kementerian ATR/BPN

Published

on

Continue Reading

Hukum

 KPK Panggil Mantan Dirut PT Hutama Karya Terkait kasus Korupsi Pembangunan Jembatan di Riau

Published

on

Continue Reading

Headline

Usai Geledah Rumah Pengusaha di Kisaran , Hari Kedua KPK Geledah RSUD Aek Kanopan

Published

on

Continue Reading
Loading...