KPU Pertimbangkan Panitia Penyelenggara Pilkada Wajib Pakai APD saat Bertugas - Realita Rakyat
Connect with us

Headline

KPU Pertimbangkan Panitia Penyelenggara Pilkada Wajib Pakai APD saat Bertugas

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang mempertimbangkan rencana mewajibkan panitia penyelenggara Pilkada 2020 menggunakan alat pelindung diri (APD) saat bertugas. Terutama bagi panitia yang berhubungan langsung dengan orang banyak termasuk petugas pemungutan suara.

Hal tersebut disampaikan Komisioner KPU, I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi dalam pemaparannya melalui telekonferensi di Jakarta, Sabtu (6/6/2020). APD yang wajib dipakai minimal berupa masker.

Pertimbangan itu tertuang dalam rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait Pilkada Serentak 2020 dalam Kondisi Bencana Nonalam, khususnya pandemi covid-19. Rancangan PKPU itu mengacu pada Keputusan Presiden nomor 12 tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Nonalam Penyebaran Virus Covid-19.

“Penyelenggara yang dimaksud mencakup KPU Pusat, KPU Provinsi atau kota, PPK, PPS, PPDP, petugas verivikasi, dan KPPS yang bertugas mengenakan alat perlindungan diri paling kurang berupa masker,” katanya.

Selain itu KPU akan mewajibkan penitia penyelenggara menjalani rapid test. Namun kewajiban itu hanya berlaku bagi panitia yang memiliki gejala covid-19.

Setiap petugas nantinya wajib mematuhi protokol kesehatan. Setiap individu wajib menjaga jarak minimal satu meter saat melakukan tatap muka.

“Tidak boleh melakukan jabat tangan atau kontak fisik lainnya,” ucap Dewa.

Para penyelenggara juga diwajibkan untuk mencuci tangan sebelum melakukan pertemuan tatap muka. Penyelenggara harus menyediakan antiseptik berbasis alkohol atau disinfektan.

“Kemudian seluruh pihak yang bertugas harus membawa alat tulis masing-masing,” ujarnya.

Sebelum melakukan tatap muka, setiap orang wajib diperiksa suhu tubuhnya. Orang yang suhu tubuhnya tinggi dilarang melakukan tatap muka atau melakukan tugas sebagai petugas penyelenggara Pilkada Serentak 2020.

“Setelah melakukan tugas personel membuka masker, mencuci tangan, dan melakukan sterilisasi atau penyemprotan disinfektan terhadap peralatan yang digunakan,” ujarnya.

Sebelumnya Mendagri Tito Karnavian menegaskan Pilkada Serentak 2020 tetap dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Alasannya penyelenggaraan negara harus tetap berjalan di tengah pandemi yang tidak diketahui kapan berakhirnya.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Viral Istri Sedang Hamil Gerebek Suami Bersama Selingkiuhan di Kamar Hotel

Published

on

Continue Reading

Headline

Ternyata Kalung Anti Corona Belum Dapat Izin BPOM

Published

on

Continue Reading

Headline

Fahri Hamzah Pamer Bisnis Udang, Fadli Zon: Dia Calon Konglomerat

Published

on

Continue Reading
Loading...