Kadis TPHP : Hasil Integrasi Sapi-Sawit Kurang Diminati Warga Kalteng - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Kadis TPHP : Hasil Integrasi Sapi-Sawit Kurang Diminati Warga Kalteng

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Hasil produksi program integrasi sapi-sawit kurang diminati masyarakat di Kalimantan Tengah. Sebab, sapi dibudidaya dalam program integrasi sapi-sawit merupakan jenis sapi besar, seperti Brahman Cross dan Simental.

Kepala Dinas Tanaman pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti, mengatakan sebenarnya ketersediaan sapi sapi yang ada di Kalteng cukup memenuhi kebutuhan masyarakat, namun sapi besar yang harganya cukup tinggi tidak terjangkau.

“Kita pun sudah mengerahkan perusahaan sawit yang integrasi sapi sawit itu kan ada beberapa perusahaan. Kita sudah minta ke sana dan mereka sanggup. Namun harganya tidak sesuai keuangan masyarakat kita. Karena sapi-sapi yang dari integrasi sapi sawit rata-rata bobotnya 350 kilo,” ujar Sunarti, Jum’at (3/7/2020).

Sunarti menjelaskan umumnya masyarakat Kalteng memilih sapi Bali yang bobotnya di kisaran 80-100 kilogram. Sementara sapi hasil peternakan integrasi sapi-sawit memiliki bobot yang lebih berat dan harga yang lebih tinggi.

“Ternak sapi di Kalteng sebenarnya cukup, namun tidak semua warga yang beternak sapi ingin menjual hewan ternaknya,” ungkap dia.

Demi memenuhi kebutuhan sapi kurban, dia memastikan tetap ada alternatif dengan mendatangkan sapi sapi dari luar Kalimantan Tengah.

“Sumbangan sapi kurban dari Presiden Joko Widodo untuk Kalteng tahun ini memiliki bobot 1,3 ton. Sapi sumbangan presiden untuk Kalteng tahun ini ditempatkan di Masjid Aqidah Palangkaraya,” kata Sunarti.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Saksi Mengaku Terima Rp. 40 Juta Dari Tersangka Kasus Bank NTT 

Published

on

Continue Reading

Daerah

Sekda NTB Gita Aryadi : Layangan Dapat Mengganggu Jaringan Listrik

Published

on

Continue Reading

Daerah

Akibat Musim Kemarau, Warga Mencari Air Hingga Lintas Kabupaten

Published

on

Continue Reading
Loading...