Masyarakat Minta Anies Baswedan jangan Hanya Pencitraan Tapi Tidak Pernah Dengar Keluhan Rakyat - Realita Rakyat
Connect with us

Headline

Masyarakat Minta Anies Baswedan jangan Hanya Pencitraan Tapi Tidak Pernah Dengar Keluhan Rakyat

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Forum Relawan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta 2020 dengan tegas menolak sistem Penerimaan Peserta Didik Baru yang menggunakan seleksi usia sebagai parameter utama pada semua jalur seleksi, baik itu Zonasi, Afirmasi, Inklusi, dan Prestasi.

“Kami gabungan dari seluruh orang tua murid yang peduli pada hak pendidikan untuk semua lapisan usia anak. Kami ingin memastikan berlakunya sistem PPDB yang adil untuk semua anak Indonesia, khususnya bagi anak-anak kami di Jakarta ini,” ujar Koordinator Forum Relawan PPDB DKI Jakarta 2020, Chaerul Bariyah, Sabtu (04/07/2020).

Pria yang karib disapa Mbay ini lantas memberikan 3 (tiga) tuntutan utama Forum Relawan PPDB, yaitu:

1. Batalkan pelaksanaan PPDB DKI Jakarta 2020, karena CACAT HUKUM.

2. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta diulang dengan menggunakan parameter zonasi berdasarkan jarak dalam seleksi Penerimaan Perserta Didik Baru (PPDB).

3. Pemerintah pusat dan daerah memberikan perhatian khusus dan solusi terbaik untuk anak didik yang tidak lulus seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) DKI Jakarta tahun 2020.

“Semoga Presiden Jokowi mau turun tangan mengabulkan permintaan kami ini. Keadilan dan kesetaraan harus ditegakkan, Dan Semoga Pak Gubernur DKI Anies Baswedan Jangan hanya Pencitraan tapi tidak mau dengar Tuntutan Masyarakat” tandas Mbay.

Seperti diberitakan sebelumnya, Forum Relawan Penerimaan Peserta Didik Baru DKI Jakarta 2020 turun demonstrasi di kawasan Taman Pandang, Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Jumat (03/07/2020) siang sampai sore kemarin.

Mereka adalah gabungan dari seluruh orang tua murid yang peduli pada hak pendidikan untuk semua lapisan usia pada anak. Tidak ada maksud lain, hanya ingin memastikan berlakunya sistem PPDB yang adil bagi semua anak Indonesia, khususnya yang berada di Provinsi DKI Jakarta.

Dengan carut marutnya sistem PPDB saat ini, saat Menteri Pendidikan Nadiem Makarim dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bungkam dengan keadaan, rakyat memilih turun ke jalan.

“Untuk diketahui bersama, maksud dan tujuan kami melakukan aksi adalah ingin menyampaikan aspirasi/tuntutan dari orang tua murid yang berkeberatan dengan pemberlakuan seleksi peserta didik baru berdasarkan usia di semua jalur seleksi. Terutama pada seleksi jalur zonasi yang tertuang dalam Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 501 Tahun 2020,” terang Chaerul Bariyah atau karib disapa Mbay, Koordinator Forum Relawan PPDB, saat ditemui RRI di Taman Pandang, Monas, depan Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (03/07/2020) sore.

Adapun isi dari Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 501 Tahun 2020 adalah tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2020/2021.

Dimana keputusan tersebut bertentangan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia No. 44 Tahun 2019 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru Pada Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menegah Pertama, Sekolah Menegah Atas dan Sekolah Menengah Kejuruan .

“Untuk itu kami mengadakan aksi demo di Istana Negara Jakarta dengan harapan agar Presiden RI Bapak Joko Widodo berkenan untuk memberikan solusi terbaik bagi masa depan generasi muda Indonesia, khususnya anak-anak Jakarta,” tandasnya.

Dalam aksi tersebut, para orang tua murid mengenakan seragam SMP dan SMA. Itu adalah sindiran, bahwa walau usia sudah tua, tapi pasti dapat tempat di sekolah favorit. Sementara bagi yang berusia muda dan berprestasi, tidak akan mendapatkan tempat.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

AHY Temui Ketum PPP, Ternyata Bahas Koalisi 23 Daerah di Pilkada 2020

Published

on

Continue Reading

Headline

Gatot Nurmantyo Tenggelam, Kini Andika Perkasa dan Tito Karnavian Mulai Dilirik Parpol

Published

on

Continue Reading

Headline

HUT RI, Pemerintah Ajak Masyarakat Optimistis dan Patuhi Protokol Kesehatan

Published

on

Continue Reading
Loading...