KPK Kembali Periksa Enam Saksi Terkait Kasus Suap di Mahkamah Agung - Realita Rakyat
Connect with us

Hukum

KPK Kembali Periksa Enam Saksi Terkait Kasus Suap di Mahkamah Agung

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil enam saksi dalam penyidikan Kasus Suap dan gratifikasi terkait dengan perkara di Mahkamah Agung (MA) pada tahun 2011-2016 pada Kamis (9/7/2020).

“Enam orang dipanggil sebagai saksi untuk dua tersangka berbeda NHD dan HSO,” ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (9/7/2020).

Berdasarkan jadwal pemeriksaan yang dikeluarkan KPK, dua saksi diagendakan diperiksa untuk tersangka bekas Sekretaris MA Nurhadi (NHD), yakni Direktur Utama PT Multi Bangun Sarana Donny Gunawan dan karyawan swasta Budi Soetanto.

Sedangkan empat saksi dijadwalkan diperiksa untuk tersangka Direktur PT MIT Hiendra Soenjoto (HSO), yaitu Marketing Office District 8 Wira Setiawan, Direktur PT Multitrans Logistic Indonesia Henry Soetanto, karyawan swasta M Hamzah Nurfalah, dan karyawan swasta Tonny Wahyudi.

Selain Nurhadi dan Hiendra, KPK juga telah menetapkan Rezky Herbiyono (RHE) swasta atau menantu Nurhadi sebagai tersangka.

Nurhadi dan Rezky ditetapkan sebagai tersangka penerima suap dan gratifikasi senilai Rp46 miliar terkait pengurusan sejumlah perkara di MA sedangkan Hiendra ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Adapun penerimaan suap tersebut terkait pengurusan perkara perdata PT MIT vs PT KBN (Persero) kurang lebih sebesar Rp14 miliar, perkara perdata sengketa saham di PT MIT kurang lebih sebesar Rp33,1 miliar dan gratifikasi terkait perkara di pengadilan kurang lebih Rp12,9 miliar sehingga akumulasi yang diduga diterima kurang lebih sebesar Rp46 miliar.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hukum

Kasus Asset Negara Kelapa Lima, Diambil Alih Kejati NTT

Published

on

Continue Reading

Headline

Terkait Seksualitas, Pengakuan Gilang Bungkus Bikin Mencengangkan

Published

on

Continue Reading

Hukum

LPSK Bisa Beri Perlindungan jika Anita Kolopaking Ajukan Justice Collaborator

Published

on

Continue Reading
Loading...