Ini Tanggapan Wakil Ketua Komisi IX DPR Terkait 1.262 Positif di Secapa-AD - Realita Rakyat
Connect with us

DPR

Ini Tanggapan Wakil Ketua Komisi IX DPR Terkait 1.262 Positif di Secapa-AD

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena angkat bicara mengenai Sekolah Calon Perwira TNI Angkatan Darat (Secapa-AD) di Bandung menjadi klaster baru virus corona jenis baru atau Covid-19.

Menurut dia, setiap sekolah atau pelatihan berasrama seperti pesantren, seminari, atau secapa TNI AD yang sekarang mengalami kluster terbesar harus melakukan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin yang tinggi.

“Potensi penularan satu komunitas sekaligus sangat mungkin terjadi jika salah satu anggota komunitas terkena Covid-19,” katanya sebagaimana keterangan yang diterima Realitarakyat.com, Jumat (10/7/2020).

Pasalnya menurut politisi Partai Golkar ini, lingkungan yang tertutup dan interaksi yang rutin setiap hari dari semua anggota peserta didik dan pendidik selama 24 jam sehari selama berminggu-minggu atau berbulan bulan perlu diantisipasi dengan ekstra ketat.

“Protokol kesehatan harus dibuat lebih detail, jelas dan konkrit dan harus diberlakukan jauh lebih ketat dan disiplin. Jaga jarak, cuci tangan gunakan sabun, pakai masker harus jadi kebiasaan dlm hidup sehari-hari,” imbuhnya.

Bukan hanya itu, pengecekan secara acak dan berkala melalui rapid test atau PCR/ TCM pun harus rutin dilakukan tiap minggu sekali oleh pengelola yang dibantu Pemda dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 setempat. Hal itu untuk memastikan apakah komunitas asrama masih aman atau sudah ada yang terjangkit.

“Sebagaimana kasus secapa TNI AD, kalau ada yang kena diperkirakan semuanya terdampak sehingga tergantung imunitas dan kondisi tubuh masing masing dampak Covid-19 bervariasi pada orang per orang. Ada yang terkena tapi tanpa gejala, ada yang gejala ringan, sedang dan bahkan berat,” imbuhnya.

“Kami usulkan untuk semua sekolah atau komunitas berasrama secara rutin seminggu atau dua minggu dilakukan pengecekan oleh pengelola atau pendidik dibantu oleh Pemda atau gugus tugas sehingga pelajaran kasus secapa TNI AD bisa dihindari di waktu mendatang,” pungkas politisi Senayan ini.

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto menyebutkan Secapa AD Bandung menjadi klaster baru Covid-19. Setidaknya ada 1.262 orang yang dinyatakan positif. Mereka terdiri dari peserta didik dan beberapa pelatih.

Adapun dari 1.262 yang positif, hanya ada 17 orang yang kini dirawat dan diisolasi di rumah sakit karena mengalami keluhan seperti demam, batuk, dan gangguan pernapasan. Sementara sisanya, 1.245 orang diantaranya dilaporkan tanpa mengalami keluhan apa pun, makanya hanya dilakukan karantina mandiri.(Ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPR

Hinca Minta Kejaksaan Agung Buka Hasil Pemeriksaan Jaksa Pinanki

Published

on

Continue Reading

DPR

DPR RI : Pembelajaran Tatap Muka Harus Persetujuan Orangtua Murid dan Pemda

Published

on

Continue Reading

DPR

Calon Tunggal Berpontensi Hadapi 31 Kotak Kosong Jadi Preseden Buruk Pilkada

Published

on

Continue Reading
Loading...