Ini Jawaban Erick Thohir Soal Ratusan Komisaris Perusahaan BUMN yang Rangkap Jabatan - Realita Rakyat
Connect with us

Nasional

Ini Jawaban Erick Thohir Soal Ratusan Komisaris Perusahaan BUMN yang Rangkap Jabatan

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir angkat bicara perihal catatan Ombudsman RI mengenai adanya rangkap jabatan sejumlah komisaris BUMN. Tercatat terdapat 397 komisaris BUMN dan 167 komisaris di anak perusahaan BUMN yang rangkap jabatan.

Erick mengatakan, perkara rangkap jabatan di BUMN dan anak perusahaannya sudah terjadi sejak lama. Dia menilai perkara rangkap jabatan bukanlah masalah serius. Bahkan, itu bagian dari sinergitas Kementerian BUMN dengan kementerian lain.

“Hal yang kita lihat kenapa banyak rangkap jabatan di BUMN, karena suka tidak suka banyak BUMN perlu juga sinergitas dengan kementerian lain,” ujarnya, Jakarta, Minggu (12/7/2020).

Erick mencontohkan kerja sama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. Erick menuturkan Pelindo mengelola pelabuhan, tetapi banyak pelabuhan yang lain juga dimiliki pemerintah. Bahkan, tarif pengembangan pelabuhan juga diperlukan izin.

“Seperti di Pertamina, ada perwakilan Kementerian Keuangan karena Pertamina dan PLN sendiri sangat besar sekali yang namanya subsidi. Jadi bagian dari pengawasan juga. Saya pikir ini sesuatu yang lumrah,” ujarnya.

Erick membantah dengan kekhawatiran terjadi konflik kepentingan bila perkara rangkap jabatan dibiarkan. Menurutnya, hal itu bisa diatasi. Sebab, ada penerapan check and balance yang diterapkan. Di mana dalam penerapan, baik dirut maupun komisaris ikut diawasi pihaknya.

Bahkan, Erick mengklaim dengan adanya langkah reformasi birokrasi, justru membawa Kementerian BUMN dan perusahan pelat merah ke arah yang lebih baik.

“Biasanya saya melakukan check and balance dengan melakukan rapat dengan dirut secara terpisah, dalam arti komisaris lain gak ikut, dan ini juga bagian juga dari dirut diawasi. Alhamdulillah kita lihat reformasi yang ada selama ini, sekarang di PLN sangat berjalan. Misalnya PLN punya Direktur Marketing, kan selama ini PLN itu monopoli, sekarang PLN sudah jualan listrik,” katanya.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

PWI Tiadakan HPN 2021 Dan Akan Digelar Kembali Pada 2022 di Sultra

Published

on

Continue Reading

Headline

Jokowi Terbitkan Inpres, Atur Sanksi dan Denda Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Published

on

Continue Reading

Headline

Pelamar CPNS Guru yang Miliki Sertifikasi Wajib Ikut SKB

Published

on

Continue Reading
Loading...