KPK Kembali Temukan Dokumen Baru Kasus Korupsi Adik Ketum PAN Zainudin Hasan - Realita Rakyat
Connect with us

Headline

KPK Kembali Temukan Dokumen Baru Kasus Korupsi Adik Ketum PAN Zainudin Hasan

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen-dokumen dari penggeledahan di Kantor Bupati Lampung Selatan dan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya mengatakan tim penyidik KPK sedang mengumpulkan alat bukti dengan kegiatan penggeledahan pada beberapa tempat di Lampung Selatan, yakni Kantor Bupati Lampung Selatan dan Kantor Dinas PUPR Lampung Selatan.

“Barang yang sudah diamankan antara lain dokumen-dokumen yang berhubungan dengan dugaan tindak pidana korupsi yang sedang dilakukan penyidikan saat ini, dan akan dilakukan penyitaan setelah mendapatkan izin dari Dewas KPK,” kata Ali Fikri kepada wartawan di Jakarta, Senin (13/7/2020).

Penggeledahan itu dilakukan dalam penyidikan terkait pengembangan perkara dugaan suap yang berhubungan dengan proyek-proyek infrastruktur di Lampung Selatan.

“Sebelumnya KPK telah pula menetapkan beberapa orang sebagai tersangka dan perkaranya telah berkekuatan hukum tetap, di antaranya Zainudin Hasan (mantan Bupati Lampung Selatan) dan kawan-kawan,” jelasnya

Namun Ali mengatakan bahwa lembaganya (KPK) saat ini belum dapat menyampaikan secara detail pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka terkait pengembangan kasus di Lampung Selatan tersebut.

“Sebagaimana telah kami sampaikan bahwa kebijakan Pimpinan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan,” tambahnya.

Seementara itu terpidana Zainudin Hasan yang juga adik Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan itu telah divonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang pada 25 April 2019 dengan pidana penjara 12 tahun dan denda Rp500 juta subsider 6 bulan kurungan.

Zainudin juga diwajibkan membayar uang pengganti senilai Rp66.772.092.145 subsider 2 tahun penjara.

Zainudin sebenarnya sempat mengajukan upaya kasasi ke Mahkamah Agung (MA), namun ditolak sehingga Zainudin tetap divonis 12 tahun penjara sebagaimana putusan Pengadilan Negeri Kelas IA Tanjungkarang.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bekasi

Pemkot Bekasi Surati Lembaga Cagar Budaya Terkait Temuan Bangunan Bersejarah Stasiun

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Tak Separah Singapura, Ekonomi RI Terselamatkan Konsumsi Domestiknya Karena Lahan Pertanian Luas

Published

on

Continue Reading

Headline

Inilah Alasan Din Syamsuddin dkk Deklarasikan KAMI di Tugu Proklamasi 18 Agustus Mendatang

Published

on

Continue Reading
Loading...