Pekerja Seni Dangdut Jakarta Gelar Aksi Demo Di Balaikota - Realita Rakyat
Connect with us

Daerah

Pekerja Seni Dangdut Jakarta Gelar Aksi Demo Di Balaikota

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Komunitas Pekerja Seni Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Balaikota Pemprov DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2020). Mereka menuntut agar Pemprov Jakarta membuka kembali izin usaha dari jasa yang mereka tawarkan, yakni hiburan dangdut di acara – acara hajatan Ibukota.

Pantauan dilokasi mereka memulai aksi sekitar pukul 13.00 WIB. Para peserta aksi yang merupakan para musisi dangdut dan organ tunggal ini tampak berbaris rapih sambil sesekali menyuarakan keresahan mereka pada nasib dari sektor usaha yang mereka geluti di tengah Pandemic Covid-19 sekarang ini.

“Lagian kerjaan kita ga liat hari, cuma 2 hari. Kalau ga sabtu ya minggu,” ungkap salah seorang orator aksi.

Aksi dilakukan sambil memperhatikan protokoler kesehatan pencegahan penularan Covid – 19, para peserta aksi tampak tertib mengenakan masker sebagai pelindung diri. Sayang, protokoler jaga jarak tidak terlalu diperhatikan baik petugas maupun para peserta aksi.

Sementara itu salah seorang peserta aksi, Anis mengaku sudah 4 bulan lamanya grup musik dangdut yang digawanginya Himalaya Sound tak manggung sama sekali. Secara otomatis kondisi ini mempengaruhi kondisi ekonomi keluarganya.

“Sehari-hari kita jual apa yang ada. Uang yang selama ini kita tabung untuk kebutuhan yang akan datang. Jadi ini yang kita pakai sehari-hari,” tuturnya.

Menurutnya masih ada ribuan musisi dangdut hajatan lainnya yang nasibnya sama sepertinya, tak punya penghasilan karena izin untuk mereka manggung belum diperbolehkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Untuk itu Anis bersama dengan Komunitas Pekerja Seni Jakarta ini meminta agar Pemprov membuka kembali izin usaha di sektor mereka. Tentunya dengan menerapkan protokoler pencegahan Covid 19.

“Dari komunitas musisi jakarta khususnya musisi dangdut. Musisi orgen tinggal Dangdut kampung lah. Kita gak muluk-muluk ya, agar diberi izin untuk beraktivitas, manggung kembali, untuk mencari nafkah lagi,” ujarnya.

“Walupun itu dengan sesuai protokol kesehatan. Kita akan ikuti aturan itu. Yang terpenting kita beraktivitas. Tidak seperti sekarang yang cuma istilahnya dirumah. Gak boleh berkreasi. Kita kan butuh dana untuk kehidupan keluarga sehari-hari,” tambahnya melengkapi.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Istri Bunuh Suami di Bengkulu Tengah, Alasannya Karena Tak Pernah Dinafkahi dan Sering Dibohongi

Published

on

Continue Reading

Daerah

Saksi Mengaku Terima Rp. 40 Juta Dari Tersangka Kasus Bank NTT 

Published

on

Continue Reading

Daerah

Sekda NTB Gita Aryadi : Layangan Dapat Mengganggu Jaringan Listrik

Published

on

Continue Reading
Loading...