Jelaskan Posisi PAN Dengan Pemerintah,Zulhas : Kami Mitra Yang Kritis - Realita Rakyat
Connect with us

Headline

Jelaskan Posisi PAN Dengan Pemerintah,Zulhas : Kami Mitra Yang Kritis

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menegaskan, partainya menjadi mitra kritis dari pemerintah. Hal itu ditegaskan Zulkifli Hasan, merespons kunjungannya dan beberapa elite PAN ke Istana, bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Juli lalu.

Pasca-pertemuan itu, menguat anggapan PAN akan merapat dalam barisan partai politik pendukung pemerintah.

“Kita, PAN mitra yang kritis,” kata Zulhas, sapaan akrabnya, Kamis(30/7/2020).

Zulhas mengungkapkan, pertemuan dengan Jokowi adalah membicarakan pelantikan pengurus baru DPP PAN 2020-2025 yang terkendala akibat pandemi Covid-19.

Jokowi yang dalam rencana awal dijadwalkan hadir, akhirnya diganti dengan pelantikan sederhana secara virtual.

“Saya waktu itu undang Pak Jokowi untuk pelantikan. Eh tiba-tiba Covid, sudah semua diatur, sudah oke Pak Presiden juga akan datang.”

“Tapi kan tidak jadi, namanya Covid, gimana?” “Kita akhirnya pelantikannya pakai alam gaib virtual, itu kan alam gaib kan, kita pakai virtual,” tuturnya.

Karena sudah berjanji mengundang Jokowi, pengurus DPP PAN pun akhirnya memutuskan datang ke Istana. Zulhas juga memperkenalkan kepengurusan DPP PAN yang baru.

“Kita kemarin enam orang datang ke sana, silaturahmi memperkenalkan pengurus.” Mas Sutrisno, Ketua Dewan Kehormatan Pak Hatta Rajasa, Ketua MPP, saya, dan jajaran pengurus DPP semua diperkenalkan,” terangnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto menegaskan, partainya tidak pernah menyodorkan nama ke Presiden Joko Widodo (Jokowi), untuk dijadikan menteri Kabinet Indonesia Maju.

“Sampai sekarang kami tidak sodorkan nama, tidak ada,” ujar Yandri, Jumat (3/7/2020)yang lalu.

Yandri menyebut, di internal PAN sampai saat ini tidak ada pembahasan untuk merapat ke pemerintahan Presiden Jokowi, apalagi sampai menyodorkan nama calon menteri.

“Saya beberapa malam sama Bang Zul (Zulkifli Hasan) dari pagi sampai malam, tidak sama sekali nyinggung reshuffle atau membawa nama siapa yang mau jadi menteri tidak ada,” ungkap Yandri.

“Prinsip PAN itu, program pemerintah yang bagus, PAN dukung.”

“Kalau ada kebijakan dirasa kurang pas, maka PAN akan menyampaikan kritikan konstruktif, disampaikan secara santun, cari solusi terbaik,” papar Yandri.

Ketua Komisi VIII DPR itu menuturkan, urusan perombakan kabinet atau reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi, dan PAN tidak akan ikut campur dalam hal tersebut.

“Tapi reshuffle merupakan persoalan biasa, setiap kepemimpinan Presiden siapapun, biasa melaksanakan reshuffle.”

“Siapa yang direshuffle dan siapa yang menggantikannya, PAN tidak ikut campur,” tegas Yandri.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Ternyata Luas Kebun sawit Nurhadi yang Disita KPK di Padanglawas itu Seluas 530,8 Hektare

Published

on

Continue Reading

Headline

LBP : Kemungkinan Resesi Itu Ada, tapi Kita Harus Optimistis

Published

on

Continue Reading

DPD

Secara Tripartit, DPD RI Bahas RUU Cipta Kerja

Published

on

Continue Reading
Loading...