Heboh Berita Pengkapan Djoktan, Fadli Zon : O Ingin Jadi Kapolri? - Realita Rakyat
Connect with us

Ragam

Heboh Berita Pengkapan Djoktan, Fadli Zon : O Ingin Jadi Kapolri?

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon angkat bicara tentang pernyataan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia atau MAKI, Boyamin Saiman yang menilai Kabareskrim Polri, Komjen Listyo Sigit Prabowo layak menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis sebagai Kapolri.

“O ingin jadi Kapolri?” begitu keterangan Fadli Zon dalam Twitter pribadinya, @fadlizon sembari membagikan tautan berita pernyataan Boyamin Saiman, Jumat (1/8/2020).

Sebelumnya, dalam wawancara dengan Kompas TV pada Kamis (30/7/2020) malam, Boyamin Saiman mengapresiasi kinerja Komjen Listyo Sigit Prabowo yang bersama jajarannya berhasil menangkap buron kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI), Djoko Tjandra (Djoktjan) di Malaysia.

“Saya mengatakan dia (Komjen Listyo Sigit Prabowo) layak menjadi Kapolri,” tegas Boyamin Saiman.

Perlu diketahui, tahun 2009 lalu, atas kasus yang menimpanya Djoktjan divonis Mahkamah Agung (MA) hukuman dua tahun penjara dan denda Rp15 juta. Uang miliknya sebesar Rp 546 miliar di Bank Bali pun disita oleh negara.

Meski demikian, Djoktjan berhasil kabur dari Indonesia sehari sebelum vonis dengan menggunakan pesawat carteran dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Port Moresby.

Dia bahkan diketahui pindah kewarganegaraan ke Papua Nugini.

Namun, setelah belasan tahun menjadi buron, di tahun 2020 Djoktjan malah dilaporkan keluar masuk Indonesia dengan leluasa untuk mengurus KTP dan Peninjauan Kembali (PK) perkaranya di tanah air.

Diduga ada beberapa pejabat hukum yang terlibat dengan leluasanya Djoktjan keluar masuk Indonesia. Baik itu dari kalangan petinggi polisi, maupun kejaksaan.

Sepak terjang pelarian Djoktjan pun berakhir setelah Bareskrim Polri yang bekerja sama dengan kepolisian Malaysia meringkusnya. Kini Djoktjan tengah ditahan di Rutan Cabang Salemba yang di Gedung Bareskrim Polri.

Komjen Listyo Sigit Prabowo sendiri mengaku melakukan penangkapan Djoktjan merujuk pada perintah Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kepada Kapolri Idham Azis.

“Bapak presiden memerintahkan kepada Kapolri untuk segera mencari dan menangkap Djoko Tjandra di manapun dia berada dan menuntaskan kasus yang ada selama yang bersangkutan buron,” ungkap Listyo Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Kamis kemarin.

Sebelumnya Versi IPW beredar 8 Nama Jendral Calon Pengganti kapolri Idham Azis.

1. Kabaharkam Komjen Agus Andrianto yang dijagokan alumni Akpol 98 dan dekat dengan keluarga besan Presiden Jokowi.

2. Kabaintelkam Komjen Rycko yang dijagokan sebagian Akpol 88 karena Adimakayasa dan pernah menjadi ajudan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

3. Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar yang dijagokan sebagian Akpol 88 karena sangat populer saat menjadi Kepala Divisi Humas Polri dan dianggap sebagai kuda hitam.

4. Kabareskrim Komjen Listyo Sigit dijagokan karena sangat dekat dengan Jokowi dan kerap disebut sebagai geng Solo.

5. Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dijagokan karena sangat dekat dengan Jokowi dan kerap disebut sebagai geng Solo.

6. Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Lufthi yang dijagokan karena sangat dekat dengan Jokowi dan kerap disebut sebagai geng Solo.

7. Kapolda Jawa Timur Irjen Fadil Imran dijagokan Akpol 91 karena sangat dekat dengan Kapolri Idham Azis.

8. Komjen Gatot Eddy Pramono dijagokan karena jabatannya sebagai Wakapolri.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ragam

11 Agustus, Gerbang Tol Cikunir 4 JORR Mulai Beroperasi

Published

on

Continue Reading

Ragam

Berlibur Ke Kota Seribu Kuil Singkawang, Berikut Tempat Wisata Yang Anda Harus Kunjungi

Published

on

Continue Reading

Headline

Luar Biasa Inspiratif, Petani Ini Hasilkan Nanas Kualitas Ekspor di Lahan Gambut

Published

on

Continue Reading
Loading...