Inilah 4 Milenial Pilihan Erick Thohir yang Duduk di Direksi dan Komisaris BUMN - Realita Rakyat
Connect with us

Ekonomi

Inilah 4 Milenial Pilihan Erick Thohir yang Duduk di Direksi dan Komisaris BUMN

Published

on

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Menteri BUMN, Erick Thohir menyebut, anak-anak muda akan mengisi jajaran direksi dan komisaris perusahaan pelat merah. Dia berkomitmen sedikitnya 5 persen manajemen BUMN diisi generasi milenial.

Erick mengatakan, keputusan menarik anak-anak muda bukan sekadar gaya-gayaan atau ‘lip service’ semata. Menurut dia, milenial perlu diberikan kesempatan karena masa depan BUMN ada di tangan mereka.

“Kami di jajaran BUMN tidak segan-segan ya, sudah committed bahwa secara bertahap ke depan jumlah komisaris direksi yang ada di BUMN termasuk level manajernya minimum 5 persen dan ini kita harapkan bukan hanya sebagai ‘lip service’ tapi sebagai komitmen,” ujar Erick, dikutip Minggu (2/8/2020).

Langkah Erick mendorong milenial untuk mengisi posisi strategis di BUMN bukan tanpa alasan karena milenial merupakan agen penggerak dan perubahan BUMN. Diharapkan, perusahaan pelat merah mampu bersaing dalam pasar baik nasional maupun global.

Berikut milenial pilihan Erick Thohir yang sudah duduk di kursi direksi dan komisaris BUMN.

1. Septian Hario Seto

Septian Hario Seto kelahiran 1984 dan kini masih berusia 36 tahun. Septian memperoleh gelar S1 Jurusan Akuntansi dari Universitas Indonesia, Sarjana (S2) Jurusan International Finance dari SKEMA Business School.

Sebelum menjabat komisaris BNI, dia pernah menjabat sebagai staf khusus Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Pandjaitan pada 2019 lalu. Septian juga pernah bekerja di Toba Bara Sejahtera sebagai Corporate Finance Manager selama delapan bulan.

Dia juga pernah bekerja di PricewaterhouseCoopers pada 2006-2007 sebagai Associate Auditor in Energy and Mining Division. Pada Februari 2020 lalu, Bank BNI menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang mengangkat Septian sebagai komisaris Independen di Bank BNI.

2. Fadli Rahman

Kursi komisaris PT Pertamina Hulu Energi kini dipercayakan pada Fadli Rahman. Di antara pejabat Pertamina Hulu Energi, Fadli yang mencuri perhatian. Di usianya yang baru 33 tahun, dia masuk dalam jajaran Dewan Komisaris Pertamina Hulu Energi. Fadli merupakan pria kelahiran Jakarta, 5 Juli 1986.

Pada 2007, dia berhasil meraih gelar Bachelor of Science di ITB. Kemudian, dia melanjutkan studinya dan berhasil menyabet gelar di bidang

Ekonomi Mineral dan Energi Colorado School of Mines (CSM) pada 2013 (gelar M.S) dan (gelar Ph.D) 2016.

Pada 2016, dia pernah bekerja menjadi Principal di Boston Consulting Group dari tahun 2016, milenial 33 tahun ini juga dipercaya sebagai Senior Field Engineer di Schlumberger tahun 2008 – 2011 dan Reservoir Engineer di Conoco Phillips pada tahun 2007-2008.

3. Fajrin Rasyid

Muhammad Fajrin Rasyid merupakan Pendiri Bukalapak. Fajrin ditunjuk sebagai Direktur Digital Business di PT Telekomunikasi Indonesia (Persero). Penunjukan Fajrin dikukuhkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom pada awal Agustus 2020 lalu.

Fajrin lahir di Jakarta pada 11 September 1986. Dengan usia yang belum genap 34 tahun, Fajrin adalah milenial pertama yang menduduki jabatan direksi Telkom.

Dia menempuh studi di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 2004 hingga 2008. Lalu Daejeon University, Korea Selatan pada 2008 hingga 2009. Kemudian Harvard Business School pada 2018 dan Stanford University Graduate School of Business pada 2019 di AS.

Fajrin penah menjadi konsultan di The Boston Consulting Group di tahun 2009. Di sana, dia bertanggung jawab untuk memberikan masukan soal industri di Asia Tenggara. Dia berkarier di sana selama 1 tahun 6 bulan.

Bahkan, dia sempat menjadi Co-founder dan CEO Suitmedia pada 2011, Ia kemudian merintis startup Bukalapak bersama dengan Ahmad Zaky dan Nugroho Herucahyono.

4. Adrian Zakhary

Milenial lain di petinggi BUMN adalah Adrian Zakhary yang menjadi Komisaris PT Perkebunan Nusantara VIII (PTPN VIII). Adrian lahir di Palembang pada 03 Februari 1987, memperoleh gelar Sarjana Teknologi Pertanian dari Universitas Padjajaran Bandung (Tamat 2009) dan gelar Magister Ekonomi dari Universitas Indonesia (Tamat 2016).

Sebelum menduduki sebagai komisaris di PTPN VIII, Adrian mengawali karirnya sebagai reporter radio hingga menjadi produser. Pada 2016-2017 dia mengepalai divisi Digital dan Sosial Media di MNC Group. Sementara, pada 2017-2018, Adrian berkarir di Alibaba Group sebagai Senior Operation Manager dan Senior Content Manager.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Gaji Ke-13 PNS Cair Besok, Langsung Ditransfer

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Wamenparekraf Berharap HBDI 2020 Momentum Pemulihan Ekonomi Nasional

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Pemerintah Perpanjang Keringanan Cicilan KUR

Published

on

Continue Reading
Loading...