Connect with us

Ekonomi

Bahlil Sebut Pengusaha Sering Ngadu Akibat Dikerjain Saat Urus Izin Amdal yang Bebelit belit, dan Banyak Hantu

Published

on

Realitarakyat.com – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menilai, perizinan yang berbelit-belit masih menjadi salah satu kendala pengusaha enggan menanamkan modal di Indonesia. Pengusaha kerap dikerjai saat mengurus izin.

Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia menuturkan, salah satu izin yang sulit diperoleh yaitu izin Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). Biaya penguruan izin tersebut seringkali lebih mahal daripada nilai investasinya.

“Amdal ini wajib, tapi kadang-kadang dibuat-buat juga. Contoh, investasi cuma 3.000 meter persegi, bikin kebun investasinya cuma Rp600 juta, tapi biaya Amdal-nya bisa Rp1 miliar,” kata Bahlil, Selasa (4/8/2020).

Menurut dia, kondisi itu tentu membuat investor bingung. Apalagi, kata dia, biaya yang dikeluarkan tidak jelas meski secara teori diberikan untuk pemerintah daerah setempat, bahkan kerap akibat Perizinan ini kerap di persulit, sehingga bolak balik berhari hari, alhasil pengusaha ini waktunya tersita, maka datanglah Calo menawarkan diri,ataupun muncullah permintaan asal cepat berapapun biaya akan di berikan, maka terjadilah suap.

“Itu hantu semua mainnya. Jadi kita mau membantu UMKM atau membunuh UMKM,” kata Bahlil.

Mantan ketua umum Hipmi itu menambahkan, BKPM akan terus mendorong kemudahan perizinan. Dia tidak ingin izin menjadi ladang proyek bagi oknum.

Salah satunya lewat Omnibus Law. Bahlil ingin perizinan untuk pelaku UMKM semakin dipermudah. Untuk usaha yang tidak besar, maka tak perlu Amdal dan cukup izin Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL).

“Sementara kelas menengah itu UKL UPL-nya tetap ada. Nah kelas besarnya tetap pakai Amdal, tapi syaratnya jangan terlalu banyak dibuat ribet. Kalau dibuat terlalu ribet, nggak akan selesai-selesai apa yang menjadi kepentingan pengusaha,” tuturnya.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ekonomi

Airlangga : Dukung Ekonomi di Tengah Pandemi, Pemerintah Andalkan Pilkada hingga APBN

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Kemenparekraf : Perkuat Hibah Pariwisata, Rp3.8 Triliun Segera Ditransfer

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Menkeu Sri Mulyani Pastikan Pekerja Seni Dapat Bansos

Published

on

Continue Reading
Loading...