Connect with us

Headline

Ketahuan Jual Beli Jabatan, Kakanwil Kemenag Sumsel Dicopot

Published

on

Realitarakyat.com – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Alfajri Zabidi secara resmi dicopot dari jabatannya. Pencopotan ini diduga terkait praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) jual beli jabatan.

Selain itu selama menjabat, Alfajri diduga korupsi. Bahkan dia dilaporkan masyarakat dan pegawai Kemenag ke Kejati Sumsel.

Juru bicara Kemenag Oman Faturahman membenarkan kabar pemberhentian Alfajri dari jabatannya sebagai Kakanwil Kemenag Sumsel.

“Ya, memang ada pemberhentian yang dilakukan Menteri Agama terhadap Kakanwil Sumsel,” ujarnya, Minggu (9/8/2020).

Menurutnya, pencopotan ini bentuk penegakan disiplin bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan kerja Kemenag. Namun, terkait penyebab dan sanksi tegas terhadap Alfajri, Oman enggan berkomentar lebih jauh.

“Saya tidak tahu bagaimana detailnya karena itu urusannya ke Inspektorat Jenderal Kemenag. Yang jelas persoalan ini terkait penegakan disiplin. Jika ada yang bilang keputusan ini diambil karena yang bersangkutan pernah didemo, saya rasa tidak seperti itu. Karena Menteri Agama membuat kebijakan tidak berdasarkan demo,” katanya.

Dia menjelaskan, sebenarnya proses administrasi hingga dijatuhkannya sanksi kepada Alfajri sudah berjalan sejak 2019. Namun hasil keputusan pencopotan jabatan baru keluar di tahun 2020 ini.

“Tentunya melalui proses administrasi yang sudah lama dan panjang. Setahu saya sudah sejak 2019 sampai awal 2020 dan mungkin sekarang saja baru keluar keputusannya,” ucap Oman.

Sementara itu, Alfajri Zabidi saat dihubungi mengakui jika dia sudah tidak lagi menjabat sebagai Kakanwil Kemenag Sumsel.

“Iya betul, saat ini diminta bertugas di pusat,” katanya melalui pesan singkat.

Sepeninggal Alfajri Zabidi, jabatan kini igantikan Abadil Tarmuni yang selama ini menjabat sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumsel.

Diketahui, Abadil mengemban tugas sebagai Kakanwil Kemenag Sumsel terhitung per tanggal 5 Agustus 2020 sebagai Pelaksana Tugas (plt). Hal tersebut sesuai dengan Surat Perintah Menteri Agama RI Nomor 019625/B.II/3/2020.

Kasubbag Umum dan Humas Kanwil Kemenag Sumsel Saefudin Latief mengatakan, Abadil mendapat tugas tambahan sebagai plt sampai dilantiknya pejabat definitif.

“Perlu kami sampaikan kepada masyarakat, stakeholder Kemenag dan Organisasi Massa (Ormas), telah terjadi pergantian pimpinan tertinggi di Kanwil Kemenag Sumsel. Tentunya kami berharap semua kegiatan, layanan publik ke masyarakat bisa berjalan normal seperti biasa,” kata Saefudin.

Di tempat berbeda, Abadil saat dimintai tanggapan mengaku siap menjalankan amanah dari Menteri Agama.

“Sebagai ASN tentunya saya akan berusaha sebaik mungkin menjalankan amanah ini. Mohon dukungan dan kerjasama dari masyarakat Sumsel agar instansi ini bisa terus meningkatkan kualitas layanannya. Mohon maaf apabila selama ini masih ada kekurangan dan kelemahan,” ujarnya.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Webinar Kehidupan Kerja Pasca Pandemik SKK Migas Ini Empat Kiat Bamsoet Hadapi Pandemi Covid-19

Published

on

Continue Reading

Headline

Ternyata Indonesia Belum Belum Masuk 10 Besar, Berikut 10 Negara Terparah Kasus Covid 19

Published

on

Continue Reading

Ekonomi

Akibat Covid, Bukit Asam Hanya Bisa Cetak Laba Bersih Sebesar Rp 1,28 T

Published

on

Continue Reading
Loading...