Connect with us

DPR

DPR RI : Pembelajaran Tatap Muka Harus Persetujuan Orangtua Murid dan Pemda

Published

on

Realitarakyat.com – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan, pembelajaran tatap muka harus mendapat persetujuan dari Orangtua Murid, pemda dan kantor wilayah setempat.

Meskipun, lanjut dia, berada di zona hijau dan kuning harus tetap memenuhi persyaratan yang ditetapkan dan juga pembiayaannya harus dipenuhi terlebih dahulu.

“Itu wajib, karena pemda yang paling tahu situasi daerahnya,” kata Agustina di Jakarta, Senin (10/8/2020).

Politisi PDI-Perjuangan ini menambahkan, kepala sekolah atau satuan pendidikan harus juga setuju untuk pembelajaran secara tatap muka.

Mengingat, sekolah harus dapat memenuhi protokol kesehatan secara ketat.

“Jadi, implementasi dan evaluasi pembelajaran tatap muka adalah tanggung jawab pemerintah daerah yang didukung oleh pemerintah pusat,” tuturnya.

Diketahui, pembelajaran tatap muka dilakukan secara bertahap dengan syarat 30-50% dari standar peserta didik per kelas.

Untuk SD, SMP, SMA dan SMK dengan standar awal 28-36 peserta didik per kelas, menjadi 18 peserta didik.

Sedangkan Sekolah Luar Biasa, yang awalnya 5-8 menjadi 5 peserta didik per kelas. Untuk PAUD dari standar awal 15 peserta didik per kelas menjadi 5 peserta didik per kelas.(Ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPR

Pembahasan RUU Ciptaker, Ketua DPR: Jangan Ada Pihak Dirugikan

Published

on

ist/net
Continue Reading

DPR

Komisi III Dorong Kepolisian Tangkap Kembali Napi Buron WNA China

Published

on

ist/net
Continue Reading

DPR

DPR Sahkan RUU Bea Meterai, Tarif Jadi Rp 10.000

Published

on

ist/net
Continue Reading
Loading...