Connect with us

Daerah

Sekda NTB Gita Aryadi : Layangan Dapat Mengganggu Jaringan Listrik

Published

on

Realitarakyat.com – Dalam beberapa bulan terakhir ini, layang-layang telah menjadi permainan primadona di hampir seluruh wilayah di Pulau Lombok.

Meski demikian, masyarakat diminta tidak bermain layang-layang dekat jaringan listrik karena berpotensi mengganggu jaringan bahkan bisa mengancam keselamatan jiwa. PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang-layang,

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Lalu Gita Aryadi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kesadaran untuk menjaga aset yang dimanfaatkan untuk kepentingan umum, terutama listrik.

“Kalau listrik terganggu, aktifitas masyarakat juga terganggu. Jadi, mari kita jaga listrik dengan tidak bermain layang layang di dekat jaringan PLN,” kata Gita di Mataram, Senin (10/8/2020).

Sementara itu, Dony Noor Gustiarsyah, Manager PLN UP3 Mataram menjelaskan frekuensi gangguan di Lombok yang meningkat karena layang layang. Dalam dua bulan terakhir, sudah terjadi 26 kali pemadaman listrik di masyarakat yang diakibatkan layang layang tersangkut di jaringan PLN.

Dia menjelaskan, pada saat suhu menjadi lembab, embun atau datang hujan, layang layang yang tersangkut di jaringan listrik dapat berubah menjadi objek atau bahan yang menghantarkan listrik. Ketika jaringan saling terhubung, maka dapat menyebabkan arus hubung singkat, yang mengakibatkan gangguan listrik di masyarakat sekitar.

“Inspeksi rutin terus kami lakukan. Hampir setiap hari kami membersihkan layangan di jaringan. Dalam 1 minggu, kami bisa menemukan 20-25 layang layang yang berpotensi menyebabkan padam,” jelas Dony.

Per Juli 2020, sistem kelistrikan Lombok memiliki 104 jalur utama untuk menyalurkan listrik ke masyarakat. Total panjang jaringan distribusi 20 kV 6.500 kms dan panjang transmisi 150 kV 452,44 kms, yang semuanya harus dipastikan bersih dari layang layang atau objek apapun yang dapat mengganggu pasokan listirk.

“PLN tentunya dalam hal ini tidak bisa sendiri. Kami perlu peran serta masyarakat. Salah satunya adalah dengan tidak bermain layang layang di sekitar jaringan PLN.” imbaunya.

Sosialisasi terus dilakukan kepada masyarakat terkait bahaya layang layang ini. Terjun langsung ke masyarakat, kantor desa, media sosial dan juga berbagai cara yang lain.

“Kepada seluruh masyarakat, sekali lagi kami minta untuk tidak bermain layang layang di sekitar jaringan PLN. Selain berbahaya untuk diri sendiri, juga dapat mengganggu pasokan listrik untuk masyarakat sekitar.” tutupnya.(Ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Anggota DPRD Baubau Bantah Terlibat Pesta Miras

Published

on

Ilustrasi Pesta Miras
Continue Reading

Daerah

Polisi Tangkap Ibu Rumah Tangga Pengedar Sabu-sabu di Sampit

Published

on

Continue Reading

Daerah

Banyuwangi Gandeng Perusahaan Layanan Daring Kembangkan UMKM

Published

on

Continue Reading
Loading...