Connect with us

Luar Negeri

Rusia: Inggris Rampas 30 Ton Emas Venezuela Senilai Rp14,8 Triliun

Published

on

Realitarakyat.com – Wakil Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Alexander Venediktov, menganggap Inggris secara de facto telah merampas 30 ton emas Venezuela yang disimpan di Bank of England. Emas sebanyak itu senilai USD1,13 miliar atau lebih dari Rp14,8 triliun (kurs 1USD=Rp14.641).

Venediktov mengecam penyitaan 30 ton emas tersebut karena Venezuela saat ini sedang kekurangan uang.

“Caracas sangat membutuhkan uang ini untuk menangani pandemi (virus corona). Tetapi Pengadilan Tinggi London telah menyatakan Guaido sebagai kepala negara yang sah dan menolak (permintaan penarikan emas) Venezuela,” kata Venediktov.

“Ini secara efektif merupakan tindakan pengambilalihan ilegal. Apa yang harus kita lakukan dari langkah ini? Akankah bank menjadi sumber legitimasi? Saya lebih suka mereka tidak melakukannya,” ujar Venediktov, seperti dikutip Sputniknews, Senin (10/6/2020).

Pengadilan Tinggi London pada bulan Juli menolak permintaan pemerintah Venezuela untuk mengakses ke 30 ton emas yang ditahan oleh Bank of England setelah pemimpin oposisi yang ingin menggulingkan Presiden Nicolas Maduro, Juan Guaido, mengajukan klaim serupa.

Pengadilan saat itu mengatakan Inggris dengan tegas mengakui pemimpin oposisi Juan Guido sebagai presiden sah Venezuela.

Pemerintah Maduro hendak mengakses emas-emas Venezuela yang disimpan di Bank of England untuk ditransfer ke bank lain. Namun, permintaan itu ditolak.

Pada bulan Mei, Bank Central Venezuela (BCV) mengajukan gugatan hukum di pengadilan komersial di London untuk mencoba memaksa Bank of England mentransfer cadangan emas Venezuela untuk mendanai negara itu dalam menangani pandemi virus corona.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Luar Negeri

Tim SAR China Berhasil Evakuasi 9 Orang yang Terjebak di Tambang Emas

Published

on

(ist/net)
Continue Reading

Headline

Intelijen AS Sebut Korut Anggap Perundingan Cara Memajukan Program Nuklir

Published

on

Continue Reading

Headline

Polisi Rusia Tahan 1.500 Demonstran Yang Menuntut Pembebasan Tokoh Oposisi Alexei Navalny

Published

on

Continue Reading
Loading...