Connect with us

Headline

Kasus Suap Nurhadi Mengalir Terus, Kini KPK Periksa Hakim PN Bekasi dan PN Tasikmalaya

Published

on

Realitarakyat.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap dua Hakim Pengadilan Negeri Bekasi dan Pengadilan Negeri Tasikmalaya, Dewa Putu Yusmai Hardika dan Y Wisnu Wicaksono pada hari ini. Keduanya dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Dewa Putu dan Wisnu bakal dimintai keterangannya terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi pengurusan perkara di MA. Keduanya bakal diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Sekretaris MA, Nurhadi (NHD).

“Keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka NHD,” kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (13/8/2020).

Belakangan, KPK diketahui memang sedang menyelidiki dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) serta aliran uang Nurhadi. Nurhadi disinyalir mengalihkan hasil tindak pidana korupsinya ke sejumlah aset yang kini sedang diselidiki lembaga antirasuah.

Namun, sejauh ini KPK baru menetapkan tiga orang tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di MA. Ketiga tersangka itu yakni, mantan Sekretaris MA, Nurhadi; menantu Nurhadi, Rezky Herbiono; dan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (PT MIT), Hiendra Soenjoto.

Dalam perkara ini, Nurhadi dan menantunya Rezky diduga menerima suap dan gratifikasi dengan total Rp46 miliar terkait pengurusan perkara di MA tahun 2011-2016. Terkait kasus suap, Nurhadi dan menantunya diduga menerima uang dari dua pengurusan perkara perdata di MA.

Pertama, melibatkan PT Multicon Indrajaya Terminal melawan PT Kawasan Berikat Nusantara (Persero). Kemudian, terkait pengurusan perkara perdata sengketa saham di PT MIT dengan menerima Rp33,1 miliar.

Adapun terkait gratifikasi, tersangka Nurhadi melalui menantunya Rezky dalam rentang Oktober 2014–Agustus 2016 diduga menerima sejumlah uang dengan total sekitar Rp12,9 miliar. Hal itu terkait dengan penanganan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan PK di MA dan permohonan perwalian.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Menlu Retno Marsudi Tuntut Diberi Akses Vaksin Covid-19

Published

on

Continue Reading

Headline

Saat Kunjungi RS Mayapada, Bamsoet Ajak Semua Pihak Hargai Tenaga Kesehatan

Published

on

Continue Reading

Headline

Menantu Jokowi, Boby Nasution Laporkan harta Kekayaan Sebesar Rp 54.8 Miliar

Published

on

Continue Reading
Loading...