Connect with us

Headline

Bersama BNPT, Kemenag Target Cetak 8.200 Penceramah Bersertifikat

Published

on

Realitarakyat.com – Kementerian Agama (Kemenag) segera menggulirkan Program Penceramah Bersertifikat. Target awal, program ini bisa diikuti 8.200 penceramah. Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin mengatakan pelaksanaan program ini akan dilakukan secara kolaboratif. Kementerian Agama berperan sebagai koordinator dan fasilitator.

“Program penceramah bersertifikat akan melibatkan banyak pihak, termasuk Lemhanas, BPIP, dan BNPT,” tegas Kamaruddin di Jakarta, Jumat (4/9/2020).

Selain menggandeng Lemhanas, BPIP dan BNPT, kata Kamaruddin, dalam program penceramah bersertifikat itu Kemenag juga melibatkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas Islam.

Kamaruddin menambahkan, pemilihan narasumber program ini juga akan melibatkan ormas. “Inti program ini adalah penguatan wawasan kebangsaan dan pengarusutamaan pemahaman keagamaan rahmatan lil alamin,” katanya.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan, Kemenag akan memulai program penceramah bersertifikat mulai Septeber 2020 ini. Pada tahap pertama akan ada ribuan penceramah bersertifikat dari semua agama yang ada di Indonesia.

Dia menegaskan bahwa meski menimbulkan polemik, tapi Kemenag tetap akan melanjutkan program ini.

“Apa yang kami lakukan di Kementerian Agama, kami melakukan program penceramah bersertifikat. Akan kami mulai bulan ini. Tahap awal kami cetak lebih kurang 8.200 orang. Semua agama sukarela. Ada gesekan tidak setuju tidak masalah, kita lanjut,” katanya saat Webminar Strategi Menangkal radikalisme pada Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (2/9/2020).

Fachrul mengatakan tidak akan mengumumkan siapa tokoh agama yang bersertifikat. Namun dia meminta agar masyarakat mengundang penceramah yang bersertifikat.

“Tolong yang diundang kalau ceramah-ceramah di rumah-rumah ibadah kita, khususnya di ASN, hanya mereka yang sudah dibekali menjadi penceramah bersertifikat. Mudah-mudahan dengan itu ada sedikit upaya mengeliminasi penyebarannya (paham radikal),” katanya.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Rusia dan China Blokir Laporan PBB Soal Pelanggaran Sanksi Libya

Published

on

Continue Reading

Headline

Inilah Sosok Nenek di India yang Masuk 100 Tokoh Paling Berpengaruh Majalah Time

Published

on

Continue Reading

Headline

Pemerintah China Bantah Telah Menghancurkan Ribuan Mesjid Xinjiang

Published

on

Continue Reading
Loading...