Connect with us

Daerah

Dorong Peningkatan Ekonomi, Bank NTT Gelar Expo ” Kreatif Anak Negeri”

Published

on

Realitarakyat.com – Guna mendorong peningkatan ekonomi di provinsi NTT, Forum Komunikasi Lembaga Jasa Keuangan (FKLJK) Nusa Tenggara Timur (NTT) bekerjasama dengan Bank NTT menggelar Expo kreatif anak negeri 2020.

“Walau dalam keadaan sulit pada masa pandemi. Namun, kami tetap mendorong orang-orang agar tetap berusaha,” kata Pelaksana tugas (Plt) Bank NTT, Alex Riwu Kaho kepada wartawan, Rabu (16/9/2020).

Alex mengakui banyak kesulitan yang dialami masyarakat pada masa pandemi covid ini, namun perekonomian harus tetap jalan.

“Dalam kesulitan ekonomi ini, perlu adaptasi dengan pandemi, sehingga tetap harus memlerhatikan protokol kesehatan,” katanya.

Alex berharap dengan adanya expo ini dapat menyerap seluruh karya anak negeri yang diperdagangkan, sehingga bisa ada pergerakan ekonomi.

“Kita berupaya agar produk yang ada terbeli oleh para peserta dan pengunjung atau pengusaha yang adatang guna mebyerap hasil produksi,” ujarnya.

Expo ini, lanjut Alex, telah mendapat respon dari sektor swasta yang siap ditindaklanjuti oleh  pengusaha yang akan menjadi sponsor. Sebenarnya, kata dia, expo ini merupakan pintu masuk untuk gerakan semangat dampak pandemi covid.

“Kita lihat secara cerdas, karena kehiduhapn harus berjalan. Persiapan pasar agar mampu terserap, pasar online atau konvensional,” katanya.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef A. Nae Soi mengatakan salah satu sektor yang terkena dampak covid-19 adalah para pelaku UMKM, sehingga perlu perhatian dan penanganan yang serius.

“UMKM sebagai pilar utama ekonomi memiliki peran strategis. Baik dari jumlah, sebaran usahan maupun penyerapan tenaga kerja. Oleh sebab itu, UMKM harus bisa memperoleh kesempatan utama dukungan, perlindungan dan pengembangan seluas-luasnya, ” katanya.

Pelaku UMKM di Nusa Tenggara Timur kurang lebih 105 ribu. Jumlah ini masih sangat kuran, jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Nusa Tenggara Timur yakni, 5, 5 juta jiwa.

“Yang berarti penduduk Nusa Tenggara Timur yang bergerak disektor wirausaha hanya 1,9 persen,” ujarnya.(rey)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

KPU Tak Wajibkan Paslon Pilkada Swab di Tempat Tertentu

Published

on

ist/net
Continue Reading

Daerah

Berkas P – 21, Penyidik Tahap II Kasus Dana BOS SDI Negeri Kopa

Published

on

Continue Reading

Daerah

Hakim Tolak Eksepsi Terdakwa Wakil Pimcab Bank NTT Surabaya

Published

on

Continue Reading
Loading...