Connect with us

Ragam

Praktisi Hukum Ini Tidak Sependapat Dengan Kajari Ende

Published

on

Realitarakyat.com – Dr. Yanto MP. Ekon, S. H, MH mulai angkat bicara terkait sikap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Ende.

Menurut Yanto, pernyataan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Ende, Sudarso, bahwa laporan masyarakat terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi harus disertai dengan laporan hasil perhitungan kerugian negara tidak sependapat dengan dirinya.

“Saya tidak sependapat dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Ende, Sudarso, bahwa laporan dugaan tindak pidana korupsi harus disertai dengan hasil perhitungan kerugian negara dari BPKP atau BPK,” kata Dr. Yanto MP. Ekon, S. H, MH kepada wartawan, Kamis (17/9/2020).

Dijelaskan Yanto, laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi bukan melampirkan hasil perhitungan kerugian dari BPK atau BPKP, melainkan bukti awal tentang ada atau tidaknya kerugian keuangan negara.

Pasalnya, kata Yanto, kerugian keuangan negara merupakan kewajiban penyidik melalui pencarian dan pengumpulan alat bukti bukan meminta masyarakat menyiapkan hasil perhitungan kerugian dari BPKP atau BPK.

“Soal kerugian keuangan negara itu kewajiban penyidik untuk membuktikannya bukan minta masyarakat bawah ke kejaksaan saat melapor kasus, itu saya sangat tidak sependapat,” ujar Yanto.

Ditegaskan Yanto, hukum adalah seni dalam berinterpetasi, namun sebagai praktisi hukum sekaligus dosen pada Universitas Artha Wacana Kupang tidak sependapat dengan pemikiran Kajari Kabupaten Ende, Sudarso.

Menurut Yanto, hasil perhitungan kerugian keuangan negara baru diketahui oleh penyidik melalui proses penyelidikan hingga penyidikan.

Ditambahkan Yanto, penyidik yang punya kewajiban untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti berdasarkan Pasal 184 KUHAP untuk menentukan ada atautidaknya kerugian keuangan negara dalam suatu dugaan tindak pidana.(rey)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Viral di TikTok, Polisi Magelang Buru Wanita Pamer Pantat saat Naik Skutik

Published

on

Continue Reading

Headline

Sekilas Soal Bambang Trihatmodjo Yang Dicekal Ke LN Karena Tidak mau Lunasi Utang Ke Negara

Published

on

Continue Reading

Headline

Syekh Ali Jaber Berniat Akan Berikan Hadiah Bendera Merah Putih Kepada Penusuknya

Published

on

Continue Reading
Loading...