Connect with us

Daerah

Kehilangan Spirit, Kajari Ende Dituding Biarkan Korupsi Tumbuh Subur

Published

on

Realitarakyat.com– Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Ende, Sudarso, kini menjadi “bulan – bulanan” oleh praktisi hukum di Nusa Tenggara Timur.

Pasalnya, para praktisi hukum menilai bahwa pernyataan Kajari Kabupaten Ende, Sudarso terkait laporan masyarakat terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi tidak sejalan dengan pemikiran para praktisi hukum bahkan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM).

Lukas Mbulang, S. H salah satu praktisi hukum kepada wartawan, Jumat (18/9/2020) menegaskan bahwa sikap Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Ende, Sudarso dan jajaran menunjukan bahwa telah kehilangan spirit dalam memberantas tindak pidana di Kabupaten Ende.

Menurut Lukas yang bergeming dalam dunia advokat ini bahwa Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Ende, Sudarso menyatakan diri lebih hebat dari Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) NTT, Dr. Yulianto, S. H, MH dalam perbedaan pendapat untuk penanganan perkara korupsi.

“Hebat sekali Kajari Kabupaten Ende. Beda pendapat dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi. Ini menunjukan bahwa Kajari Ende dan jajarannya kehilangan semangat berantas korupsi,” ujar Lukas.

Ditegaskan Lukas, dengan sikap demikian Kajari Kabupaten Ende melakukan pembiaran terhadap tumbuh suburnya kasus tindak pidana korupsi untuk merugikan keuangan negara di wilayah Kabupaten Ende.

Kajari Kabupaten Ende Diminta Baca Prodak Hukum

Terpisah, Paul Sinlaeloe Kepala Divisi Anti Korupsi PIAR NTT kepada wartawan menegaskan bahwa sikap Kajari Ende, Sudarso, sangatlah bertentangan dengan ketentuan hukum atau prodak hukum dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Untuk itu, kata Paul, Kajari Kabupaten Ende harus lebih banyak membaca tentang prodak hukum dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Menurut Paul, Kajati NTT, Dr. Yulianto, S. H, MH seharusnya “menegur” Kepala Kejaksaan Negeri Ende dan Kasi Intel Kejari Kabupaten Ende serta “memerintahkan” Kajari untuk lebih memotivasi masyarakat untuk terlibat dalam pmberantasan korupsi.

“Kajari juga diharapkakan lebih banyak membaca produk hukum terkait peran serta masyarakat dalam gerakan pemberantasan korupsi,” harap Paul.(rey)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Kejati NTB Periksa Dua Direktur Pelaksana Proyek Jagung 2017

Published

on

ist/net
Continue Reading

Daerah

Penetapan TSK Tanpa Alat Bukti, Jonas Salean Pra Peradilankan Kejati NTT

Published

on

Continue Reading

Daerah

Soal Permintaan Herman Heri, Kasi Penkum : Bisa Diterima, Bisa Juga Tidak

Published

on

Continue Reading
Loading...