Connect with us

Headline

Luhut Kecewa, Jet F-16 untuk RI Tapi Singapura Dapat F-35

Published

on

Realitarakyat.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan sempat membahas F-16 Block 72 Viper ketika berjumpa Acting Under Sectretary of Defense for Policy US Department of Defense James Anderson.

Pemerintah Indonesia memang sempat dapat penawaran pembelian seri tercanggih jet tempur F-16 tersebut oleh AS.

Hal ini bermula ketika rencana perkuatan persenjataan udara yang pernah diungkapkan Kepala Staf Angkatan Udara RI, Marsekal TNI Yuyu Sutisna di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Riau, pada Oktober 2019 silam. Dikatakan bahwa F-16 Block 72 Viper akan didatangkan bertahap pada rencana strategis 2020 hingga 2024.

Laman resmi Lockheed Martin menyebutkan bahwa F-16 Block 72 adalah versi terbaru dan tercanggih dari F-16. Jet ini diklaim menghadirkan teknologi mutakhir kepada Angkatan Udara Indonesia dalam konfigurasi F-16 tercanggih yang ada di pasaran saat ini.

F-16 Block 70/72 menggabungkan peningkatan kemampuan F-16 tingkat lanjut dan peningkatan struktural. Konfigurasi F-16 Block 72 mencakup radar canggih Active Electronically Scan Array (AESA).

Kemampuan operasional Block 70/72 ditingkatkan lebih lanjut melalui tautan data canggih, pod penargetan, dan senjata; navigasi GPS presisi dan Sistem Penghindaran Tabrakan Tanah Otomatis (Auto GCAS).

Pesawat ini menggabungkan Sistem Electronic Warfare System (AIDEWS) Electronic Warfare (EW) internal. Sistem EW internal ini sepenuhnya terintegrasi dengan subsistem avionik lain dan memberi pilot kesadaran situasional yang kuat.

Sistem EW ini juga mewakili teknologi digital EW paling modern yang tersedia, memberikan perisai elektronik yang aman terhadap rudal anti-pesawat dan ancaman dari radar musuh.

Dari segala kecanggihan itu, tetap kalah jauh dari jet tempur siluman F-35B. Yang sialnya, AS lebih bersedia memberikan pesawat F-35B ini kepada Negeri Jiran.

Menurut laporan, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan sudah sepakat menjual alat utama sistem persenjataan mutakhir itu dan tinggal menunggu persetujuan Kongres.

Seperti dikutip dari Channel NewsAsia, Senin (20/1), kontrak pembelian pesawat tempur itu mencapai US$2,75 miliar (sekitar Rp37,5 triliun). Pesawat jenis ini lebih rumit karena bisa lepas landas dari landasan pendek dan mendarat secara vertikal.

“Usulan penjualan ini akan mendukung kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat. Singapura adalah sahabat utama dan strategis dalam bidang keamanan dan menjadi kekuatan penting bagi stabilitas politik dan perkembangan ekonomi di kawasan Asia Pasifik,” demikian isi pernyataan Badan Kerja Sama Pertahanan dan Keamanan AS.

Niat Singapura untuk membeli jet buatan Lockheed Martin itu sudah diutarakan sejak Januari 2019. Pada Maret 2019, Menteri Pertahanan Singapura, Ng Eng Hen, menyatakan pesawat itu adalah cocok untuk menggantikan armada pesawat F-16 yang dianggap sudah uzur.

Tahapan pembelian itu adalah AS akan mengirim empat jet tempur F-35 ke Singapura terlebih dulu untuk uji coba, kemudian mereka akan dibolehkan menambah delapan unit lagi.

Nah, kembali pada persoalan pertemuan Lujut dengan petinggi Pentagon AS. Isu tersebut mengemuka, istilahnya AS memberikan pesawat tempur tercanggih ke Singapura, tapi untuk Indonesia cukup versi F-16 terbaru, yang secara kelas tentu jauh di bawah F-35B yang bakal jadi milik Singapura.

Dalam konteks ini, Luhut menaruh perhatian mengenai hal ini. Hal itu disampaikan oleh Juru Bicara Menko Marvest Jodi Mahardi, Sabtu (19/9/2020).

“Pak Menko juga angkat bahwa penjualan senjata berteknologi tinggi dari AS juga sepertinya tidak sepantar dengan yang diberikan ke Singapura. Jadi dibutuhkan signal bahwa memang betul AS melihat Indonesia sebagai mitra strategis,” kata Jodi.

Saat dikonfirmasi apakah kekecewaan Luhut berkaitan dengan penjualan jet tempur F-16 Block 72 Viper ke Indonesia yang merupakan masih generasi ke-4, dan AS malah bersedia memberikan jet tempur lebih canggih generasi ke-5 yaitu F-35 ke Singapura, Jodi membenarkan hal tersebut.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Update: 20.936 Pasien COVID-19 di Wisma Atlet Sembuh

Published

on

ist/net
Continue Reading

Headline

Oknum Perwira Polisi Jadi Kurir Narkoba, Pakar: Skandal Ini Harus Dibongkar

Published

on

Continue Reading

Headline

Siap Maju Caketum PPP, Suharso Monoarfa Optimistis Lampaui Ambang Batas PT

Published

on

Continue Reading
Loading...