Connect with us

Headline

Mahfud MD : Rusak bangsa Jika Pimpinan Partai Seperti Sohibul Imam, hanya Baca Judul Sudah Komentar Negative

Published

on

Realitarakyat.com – Baru-baru ini media sosial twitter sedang dihebohkan dengan cuitan sindiran dari Presiden PKS yakni Sohibul Iman yang menyatakan bahwa penegakan hukum di Indonesia yang sudah sangat jelek. Seakan merasa tersindir, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD membalas kicauan tersebut.

Sebelumnya diketahui bahwa dalam rapat Kerja Teknis Bidang Pidana Umum Kejaksaan Agung, Rabu (16/9/2020) lalu, Mahfud berbicara soal penegakan hukum di RI yang mendapat kesan jelek dari masyarakat. Ada pernyataan Mahfud yang mengatakan dirinya bahkan presiden tidak bisa melakukan apa-apa terhadap kesan itu.

Menanggapi penyataan tersebut Sohibul Iman mengomentari pernyataan Mahfud dengan memposting sebuah berita terkait itu. Sohibul menilai pernyataan Mahfud terkait ‘tidak bisa apa-apa’ terhadap penegakan hukum yang sudah jelek.

“Sy apresiasi keterusterangan prof @mohmahfudmd tp saya sedih. Kalau Menko bilang dirinya n Pres @jokowi sdh tdk bisa berbuat apa2, lalu siapa yg akan memperbaiki penegakan hukum? Apa Pam Swakarsa?” demikian tulis Sohibul Iman lewat akun Twitter-nya, @msi_sohibuliman seperti dikutip RRI pada Sabtu (19/9/2020).

Merasa dirinya tersindir melalui postingan tersebut, Mahfud MD menanggapi dengan berkata jika Sohibul hanya membaca judul berita tanpa menyimak pernyataan mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK). Ia pun kemudian memaparkan pernyataan lengkapnya sebagaimana dimuat pada berita dimaksud.

“Ustadz Sohibul Iman berarti hanya baca judul berita, tak menyimak pernyataan sy, Sy diminta bercaramah ttg ‘Insan Adhiyaksa’ dan ‘Kelembagaan Kejaksaan Agung’. Jika menyangkut insan itu menyangkut moral personal shg sy, Presiden, dan orng sehebat Pak Sohibul takkan bs ngatasi,” kicau Mahfud lewat akun @mohmahfudmd.

Mahfud juga sempat menyindir pernyataan Sohibul yang sebelumnya menyebut ‘kasihan rakyat kalau menko dan presiden tidak bisa berbuat apa-apa’.

“Mengatakan “kasihan rakyat kalau Menko dan Presiden tak bs berbuat apa2” adl sama dgn bilang “kasihan rakyat kalau partai dakwah tak bisa berbuat apa2″. Nyatanya patai dakwah ikut mengkontribusi kondisi ini, buktinya ikut mengirim wakilnya di penjara. Itu krn tak bs ngapa”in kan?,” twit @mohmahfudmd yang sekaligus menyindir pernyataan Sohibul.

Diketahui bahwa rapat yang dihadiri Mahfud MD tersebut diselenggarakan virtual dan dihadiri 626 peserta rapat, termasuk Jaksa Agung, Wakil Jaksa Agung, para Jaksa Agung Muda, para Kepala Kejaksaan Tinggi, Asisten Tindak Pidana Umum, dan Para Kepala Kejaksaan Negeri. Dalam rapat tersebut Mahfud menekankan bahwa penegakan hukum di RI mendapatkan kesan jelek dari masyarakat sehingga Mahfud meminta adanya pembinaan untuk insan Adiyaksa.

Saat di Minta Komentarnya terkait Twitan Presiden PKS terhadap Dirinya, Menkopolhukam Mahfud MD mengatakan, ” Saya harap kepada siapa saja, bijaklah dalam bermedsos , dan jgn asal baca sepotong, jgn asal baca judul sudah langsung Komentar yang negative, jika begini , apalagi beliau Pimpinan Partai, ” Ucapnya.

 

Bahkan Mahfud juga mengatakan, jika pimpinan partai seperti ini semua , maka rusaklah bangsa ini.” Tutupnya.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Tersangka Wali Kota Tasikmalaya Diperiksa KPK

Published

on

Continue Reading

Headline

Merasa Tak Bersalah, Mantan Pengacara Setya Novanto Minta Dibebaskan

Published

on

Continue Reading

Headline

Jelang Liburan yang Ingin Naik Pesawat Jangan Lupa Siapkan Ini

Published

on

Continue Reading
Loading...