Connect with us

Daerah

Terdakwa Mengaku Ada Pemberian Mobil Alphard Untuk Pegawai Bank NTT

Published

on

Realitarakyat.com – Rabu (23/9/2020) Pengadilan Tipikor Kupang kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi kredit modal kerja dan investasi jangka panjang pada Bank NTT Cabang Surabaya Tahun 2018 senilai Rp. 140 miliar.

Dalam persidangan, terdakwa Lo Mie Lin mengaku bahwa ada pemberian mobil jenis Alparhd kepada salah satu pegawai Bank NTT di Kantor Pusat.

Dijelaskan terdakwa, pemberian mobil kepada pegawai Bank NTT di Kantor pusat berdasarkan informasi dari salah satu celes mobil, dimana mobil jenis alparhd itu dibeli untuk diberikan kepada pegawai Bank NTT di Kantor pusat.

“Majelis hakim yang mulia, ada mobil jenis alparhd yang diberikan kepada pegawai Bank NTT di Kantor Pusat. Saya tahu itu ketika ada informasi dari celes mobil tempat mobil itu dibeli,” terang terdakwa.

Dilanjutkan terdakwa, usai dibeli mobil jenis alparhd tersebut langsung dikirimkan kepada pegawai Bank NTT di Kantor pusat dan kepengurusan pengirimannya diurus oleh tempat pembelian mobil tersebut.

Dalam persidangan juga, majelis hakim Ikrarniekha elmayawaty Fau menyebutkan bahwa fakta yang terungkap dalam persidangan yang sering Bank NTT lakukan dalam mengatasi kredit macet.

Dijelaskan Hakim, yang dilakukan Bank NTT dalam mengatasi kredit macet yakni dengan cara menutupi kredit macet menggunakan rekening nasabah yang masih aktif menabung pada Bank NTT.

“Hasil pemeriksaan saksi, terungkap fakta bahwa Bank NTT mengatasi kredit macet dengan cara menutupinya dengan nasabah Bank NTT yang masih aktif,” ungkap hakim dalam persidangan.

Sidang dengan agenda pemeriksaan saksi ini dipimpin majelis hakim, Wari Juniati, S. H, MH didampingi hakim anggota, Ikrarniekha Elmayawati Fau dan Ibnu Kholiq. Terdakwa Lo Mie Lin, Wiliam Kondrata dan Siswanto Kondrata didampingi kuasa hukumnya, George Nakmofa, S. H cs. Turut hadir JPU, Herry C. Franklin, Hendrik Tiip dan Emerensiana Jehamat.(rey)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Di Cianjur-Jabar, kuota CPNS dokter spesialis-disabilitas tak terisi

Published

on

Continue Reading

Daerah

Pertimbangan Kondisi Perusahaan, UMP Sulbar Tidak Naik

Published

on

Continue Reading

Daerah

Jonas Salean Tersangka, Yanto Ekon : Tanah Itu Bukan Milik Pemkot Kupang

Published

on

Continue Reading
Loading...