Connect with us

Headline

16.147 Pemilih Di Demak Belum Melakukan Perekaman E KTP

Published

on

Realitarakyat.com – Sebanyak 16.147 pemilih di Kabupaten Demak belum melakukan perekaman E-KTP meskipun telah masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilihan Bupati (Pilbub).

“Jika tidak segera melakukan perekaman E-KTP dikhawatirkan, pemilih tidak dapat didaftar ke Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilbup Demak 2020,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Demak Nur Hidayah dalam keterangannya, Senin (28/9/2020).

Sisi lain, Nur menjelaskan, belum lama ini KPU Demak melakukan uji publik data DPS Pilkada Kabupaten Demak. Uji publik dilakukan dari tingkat PPS, PPK hingga ke KPU Demak.

“Uji publik berjenjang untuk mendorong kepada masyarakat dan pemangku kepentingan memberi tanggapan dan masukan terhadap DPS agar dalam proses perbaikan DPS memperoleh data yang akurat,” ujarnya.

Pada saat uji publik berlangsung, kata Nu, juga dibuka posko Gerakan Melindungi Hak Pilih (GMHP) di setiap kecamatan dengan menjalin kordinasi dengan pemerintah daerah.

Dikemukakan, posko GMHP bertujuan memberikan pelayanan pemilih terutama yang belum rekam E KTP.

“Kalau tidak melakukan perekaman E-KTP, nanti bisa dicoret ketika penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 16 Oktober 2020,” pungkasnya.

Diterangkan, pihaknya bersama dengan Pemerintah Kabupaten Demak akan melakukan sosialisasi hingga ke tingkat desa untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengikuti tahapan Pilkada 2020. Selain itu juga dalam rangka percepatan perekaman di Dispendukcapil menambah alat perekaman E-KTP di Kecamatan Mranggen dan Bonang .

“Setiap kecamatan memiliki satu alat perekaman E-KTP, untuk Mranggen dan Bonang masing-masing ditambah satu alat perekaman E-KTP karena warganya banyak yang belum melakukan perekaman,” ungkap Nur Hidayah.

Menurutnya, 16.147 merupakan angka yang cukup besar jika sampai tidak mengikuti pemilihan di Pilkada 2020. Apalagi untuk Pilkada 9 Desember 2020 nanti, ditargetkan dapat diikuti 77.7 persen pemilih.

“Waktu pilpres dan pileg 2019 kemarin keikut sertaan pemilih mencapai 80 %, sekarang target kami minimal 77.7 persen,” pungkasnya.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Supervisi, KPK Bisa Ambil Alih Perkara Kejagung-Polri

Published

on

Continue Reading

Headline

Wapres Ma’ruf Amin: Indonesia Perlu Demokrasi yang Berkualitas

Published

on

Continue Reading

Headline

Kapal Vietnam Dominasi Pencurian Ikan di Natuna

Published

on

Continue Reading
Loading...