Connect with us

Headline

Pelaku Anarkis Kena Hukuman Penjara Lima Tahun

Published

on

Realitarakyat.com – Aksi demonstrasi penolakan UU Cipta kerja berlangsung anarkis di sejumlah wilayah. Di Jakarta sejumlah halte TransJakarta, mobil, dan gedung bioskop Grand Theater dibakar oleh massa. Bahkan, fasilitas umum tak luput dari aksi vandalisme.

Pakar hukum pidana dari Universitas Indonesia (UI), Chudry Sitompul menilai, para pelaku anarkis tersebut bisa dikenakan hukuman pidana sesuai Pasal 170 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

“Dengan hukuman penjara paling lama lima tahun enam bulan. Barang bukti itu bisa menjadi alat bukti kalau disampaikan oleh seorang saksi atau keterangan ahli sebagai pembuktian tindakan pidana tersebut,” kata Chudry, Jumat (9/10/2020).

“Meskipun pelaku anarkis tidak saling mengenal, tapi misalnya yang satu ayo bakar, ayo bakar itu bisa dipidana, karena dia mengerti. Meskipun tidak ada pemufakatan,” tambahnya.

Diketahui, Pasal 170 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana berbunyi, barang siapa dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama menggunakan kekerasan terhadap orang atau barang, diancam dengan pidana .

“Jadi tidak ada halangan atau kesulitan melakukan penindakan. Karena alat bukti elektronik itu bisa dikonversikan menjadi keterangan,” tandasnya.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah meninggal dunia

Published

on

Continue Reading

Headline

Arahan Presiden Dalam Penanggulangan Covid-19 Perlahan Mulai Terwujud

Published

on

Continue Reading

Headline

5.178 Peserta Lulus Seleksi CPNS Kemenag, Masa Sanggah 1-3 November

Published

on

Continue Reading
Loading...