Connect with us

Headline

Gus Nur Ditahan, Wapres Sebut Jangan Sampai Medsos Dikotori Hal Tak Produktif

Published

on

Realitarakyat.com – Penahanan Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dalam kasus dugaan ujaran kebencian telah sampai di telinga Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin. Ma’ruf Amin menegaskan media sosial sebaiknya tidak digunakan untuk hal yang tak produktif.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Wapres Ma’ruf Amin, Masduki Baidlowi. Menurutnya Wapres memang belum memberi tanggapan secara resmi terkait penangkapan tersebut.

“Tapi Wapres menyampaikan jangan sampai medsos kita itu jadi kumuh oleh pembicaraan yang sifatnya tidak produktif dan dilarang agama. Beliau sudah tahu (Gus Nur ditangkap),” ucapnya di Jakarta, Minggu (25/10/2020).

Sebagaimana diketahui, Wapres Ma’ruf Amin merupakan Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang kini menjadi Wakil Presiden. Dia juga merupakan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) nonaktif.

Masduki menuturkan, ketika masih aktif di MUI, KH Ma’ruf Amin pernah mengeluarkan satu fatwa yang melarang penyebaran hoaks di media sosial. Terkait penangkapan Gus Nur, Masduki menilai pernyataan dia telah menyakiti warga Nahdlatul Ulama (NU).

“Yang dilakukan oleh Gus Nur itu memang menyakiti warga NU. Dari dulu Wapres peduli dengan itu, bahkan boleh dikatakan Wapres kalau tidak setuju dengan siapapun tak akan bereaksi keras atau tidak menyakiti,” ucap Masduki.

Seperti diketahui, Gus Nur kembali kembali dipolisikan karena diduga menghina NU melalui video di salah satu akun YouTube. Laporan itu salah satunya dilayangkan oleh Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim. Polisi pun menerima pelaporan itu dengan nomor register LP/B/0596/X/2020/Bareskrim tertanggal 21 Oktober 2020.

Tak membutuhkan waktu lama, polisi akhirnya menangkap Gus Nur di Malang, Jawa Timur Sabtu (24/10/2020) dini hari. Setelah melakukan pemeriksaan intensif, dia akhirnya ditetapkan menjadi tersangka dan kini mendekam di Rutan Bareskrim Polri selama 20 hari ke depan.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Puan: Perjuangkan Kesejahteraan Guru, Khususnya Honorer

Published

on

Continue Reading

Headline

Penagkapan Eddy Prabowo Dipimpin Langsung Novel Baswedan

Published

on

Continue Reading

Headline

KPK Tangkap Menteri KKP Edhy Prabowo dan Istri

Published

on

Continue Reading
Loading...