Connect with us

Headline

Pakar Hukum Ragukan Efektif Perpres Supervisi Bakal Pompa Kinerja KPK

Published

on

Realitarakyat.com – Ahli hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar meragukan Peraturan Presidan (Perpres) No.102/2020 tentang tentang Pelaksanaan SupervisiPemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dapat dilaksanakan dengan efektif oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Meski secara teoritis yuridis Perpres dapat memperkuat kewenangan KPK untuk mensupervisi atau juga mengambil alih kasus dari penegak hukum lain baik kepolisian maupun Kejaksaan Agung.

“Tetapi apakah itu akan efektif ? Akan sangat tergantung pada KPK sekarang kalau yang dulu dengan UU yang lama jangan diragukan terutama komisionernya,” ujar Fickar saat dihubungi, Kamis (29/10/2020).

Menurut Fickar, dengan undang-undang yang belum direvisi dan pimpinan KPK terdahulu sangat bisa Perpres Supervisi berjalan sangat efektif. Berbeda dengan kepemimpinan di bawah Firli Bahuri, karena Firli sendiri masih menjadi polisi aktif yang sarat akan konflik kepentingan.

“Apalagi Ketua komisionernya polisi aktif akan menimbulkan konflik kepentingan jika harus mengambil alih kasus korupsi dari kepolisian, karena itu diragukan efektivitasnya jika komposisi pimpinan KPK seperti sekarang ini,” ungkapnya.

Fickar menyebut bahwa KPK saat ini sudah bukan lembaga independen meskipun sebagai penegak hukum. Hal itu didukung pegawai KPK yang akan menjadi ASN dan Ketuanya Firli Bahuri masih menjadi polisi aktif.

“Jadi jangan mengharap kan KPK seperti yang dulu, KPK sengaja dilemahkan sama sprti penegak hukum lain yang dibawah eksekutif. Bahkan sangat mungkin pelemahan KPK ini bagian dari penerbitan Omnibus Law,” jelasnya.

“Karena itu tidak mengherankan jika KPK (dibawah) komisioner nya sekarang hanya sibuk ngurusi kenaikan gaji dan mobil dinas yang mewah saja,” pungkasnya.(Din)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPD

Wakil Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin Sambangi Dua Kabupaten Sekaligus Awasi Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak

Published

on

Continue Reading

Headline

Bamsoet Minta Pemerintah Korea Selatan Berikan Perhatian Khusus Kepada WNI Penderita Corona

Published

on

Continue Reading

Headline

Puan: Perjuangkan Kesejahteraan Guru, Khususnya Honorer

Published

on

Continue Reading
Loading...