Connect with us

Daerah

Wali Kota Bogor Dorong Pembentukan FEK

Published

on

ist/net

Realitarakyat.com – Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mendorong pembentukan Forum Ekonomi Kreatif (FEK) Kota Bogor untuk menampung gagasan dan ide kreatif melalui partisipasi dan kolaborasi warga, terutama dari komunitas ekonomi kreatif.

“Untuk mengembangkan dan memajukan kota, pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri, sehingga perlu adanya kolaborasi dengan stakeholder seperti pengusaha, komunitas, media, dan akademisi,” kata Bima Bima Arya, di Kota Bogor, Sabtu (31/10/2020).

Menurut Bima Arya, kolaborasi dengan stakeholder dalam membangun ekonomi kreatif, harus bisa diadopsi untuk pengembangan dan kemajuan kota.

Di Indonesia, kota-kota yang berkembang dengan cepat, baik masyarakatnya, ekonominya, maupun sosial budayanya, karena adanya ruang partisipasi.

Bima Arya menyebut, di Bandung, Yogyakarta, dan Banyuwangi, ada komunitas kreatifnya dan tumbuh luar biasa. “Hal ini menjadi PR (pekerjaan rumah) bagi pemerintah, bagaimana membuka ruang partisipasi dan menyediakan fasilitasnya,” katanya.

Pemerintah Kota Bogor memberikan dukungan kelembagaan untuk membangun ruang partisipasi tersebut. Bima Arya telah menginstruksikan kepada Kepala Bagian Hukum agar berkomunikasi dengan DPRD untuk mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Ekonomi Kreatif, masuk dalam program legislasi daerah (Prolegda) Kota Bogor.

Menurut Bima, untuk sementara Pemerintah Kota Bogor akan menerbitkan Surat Keputusan tentang Forum Kreatif, agar gagasan dari komunitas ekonomi kreatif bisa dikuatkan.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Anne Dewina memberikan ruang pengembangan ekonomi kreatif.

Menurut dia, saat ini ada 16 sektor ekonomi kreatif di Kota Bogor dan yang paling menonjol ada dari sektor fashion dan kuliner. “Ke depan kami akan menjajaki Forum Ekonomi Kreatif sekaligus diserahterimakannya Creative Center dari Provinsi Jawa Barat,” ucapnya.

Sebelumnya, Bima Arya tampil sebagai pembicara pada diskusi virtual “Kolaborasi Meningkatkan Value Creation” dari Balai Kota Bogor.(ndi/ant)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Kejati Kembali Lirik Kredit Macet Bank NTT Rp. 17 Miliar

Published

on

Continue Reading

Daerah

Jangan Pilih Mantan Napi Korupsi di Pilkada

Published

on

ilustrasi/net
Continue Reading

Daerah

Kasus Bank NTT Cabang Surabaya, Jaksa Selamatkan Uang Negara Rp. 128 miliar

Published

on

Continue Reading
Loading...