Connect with us

Headline

Umroh Dibuka, Indonesia Langsung Lakukan Survei

Published

on

Realitarakyat.com – Dari 256 jamaah di seluruh Indonesia yang mengikuti umroh perdana di masa Pandemi, 10 orang diantaranya warga Solo. Rata-rata mereka owner biro perjalanan umroh dan haji dari Kota Bengawan.

Ketua Perhimpunan Pengusaha Biro Umroh dan Haji Indonesia (Perpuhi) Surakarta, Her Suprabu mengungkapkan, pemberangkatan umroh hanya 10 owner. Peraturan Pemerintah Arab Saudi masih berubah-ubah dalam penyelenggaraan umroh di tengah pandemi ini.

“Dengan pertimbangan masih melakukan survei lapangan, melihat situasi dan kondisi Arab Saudi. Jika sudah memungkinkan nantinya akan membuat paket untuk di tawarkan ke calon jamaah,” kata Her Suprabu, Jumat (6/11/2020).

Lebih jauh, Suprabu mengungkapkan, ibadah umroh di masa pandemi ini jamaah harus mampu memenuhi sederet persyaratan khusus. Seperti usia yang diizinkan 18 hingga 50 tahun, tes usap atau PCR, dan di karantina tiga hari di hotel. Jemaah juga harus mau menerapkan jaga jarak, satu kamar hanya dua orang, bus hanya 20 orang, dan makanan di kemas tidak prasmanan.

“Jadi untuk umroh di masa pandemi ini jamaah harus menambah biaya sebagai konsekwensi penginapan harus berbintang tertentu, akomodasi selama di Arab saudi, tes swab, sebelum berangkat dan saat pulang ke tanah air,” jelasnya.

Sementara itu salah seorang jama’ah umroh yang gagal berangkat bulan Maret 2020 Bambang Sugeng, mengaku bersyukur dengan kembali dibukanya penerbangan umroh mulai 1 Nopember 2020. Meskipun dibatasi dan harus legowo dan tawakal, sabar juga berdoa. Diharapkan kondisi akan terus membaik dan nantinya otoritas Arab Saudi memberikan kebijakan yang baru.

“Berharap covid segera teratasi, upaya pemerintah menyediakan vaksin bisa dilaksanakan dan diakhir tahun 2020 bisa normal kembali melaksanakan umroh,” harapnya.

Her Suprabu menyebutkan, rencananya untuk jamaah umroh dari travel yang tergabung dalam Perpuhi akan diberangkatkan pada 15 Nopember 2020 mendatang ada 4 biro umroh. Pihaknya saat ini belum menerima laporan jumlah jamaah yang berangkat.

Dengan ditundanya pemberangkatan umroh karena Pandemi di Solo Raya menjadikan penumpukan jamaah. Sebanyak 15 ribu dari total 45 biro umroh. Mereka batal berangkat sejak Februari 2020.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Menjadi Pasukan Berprestasi, Pimpinan MPR Anugerahkan Piagam Penghargaan Kepada Yonif Raider 300/Brajawijaya

Published

on

Continue Reading

DPD

Komite IV DPD RI Dorong Peningkatan Pemeriksa Kinerja

Published

on

Continue Reading

Headline

MK Gelar Sidang Gugatan UU Cipta Kerja

Published

on

Continue Reading
Loading...