Connect with us

Daerah

Kejari Kabupaten Kupang Musnahkan 1. 661 Karung Pakain Bekas

Published

on

Realitarakyat.com –  Selasa (10/11/2020) sekitar pukul 10 : 00 wita, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Kupang melakukan pemusnahan Barang Bukti yang perkaranya telah Incrah/berkekuatan hukum tetap.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Kupang, Shirley Manutede, S. H, MH kepada wartawan, Selasa (10/11/2020) mengaku bahwa sedikitnya terdapat 14 jenis barang bukti yang dimusnahkan.

Dijelaskan Shirley, pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan tetap merupakan tugas dan wewenang kejaksaan sebagaimana yang diamanatkan dalam pasal 270 KUHAP (pelaksanaan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap dilakukan oleh Jaksa) dan pasal 30 ayat (1) huruf b UU No. 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan RI (tugas dan wewenang Kejaksaan adalah melaksanakan penetapan Hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Dikayakan Shirley, tujuan  pemusnahan barang bukti ini guna melaksanakan eksekusi atau pelaksanan putusan pengadilan yang telah memiliki kekuatan hukum tetap, serta pengamanan dan mencegah penyalahgunaan barang bukti yang ada di kantor Kejari Kab Kupang.

“idak semua barang bukti perkara dimusnahkan.

Karena ada juga yang dikembalikan dan ada juga yang dirampas untuk negara. Kali ini yang dimusnahkan adalah barang bukti yang dirampas untuk dimusnahkan,” kata Shirley.

Adapun barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkhracht) yang  dimusnahkan adalah barang bukti perkara dari bulan Oktober 2019 sampai dengan bulan november tahun 2020, antara lain pakaian bekas sebanyak 1.661 karung, minyak urut (botol Celebes Spray)

2.035 botol, 15 buah parang, dua bilah pisau,  12 batang kayu, 5 buah batu, pecahan kaca sebanyak 1 lempeng, baju sebanyak 17 lembar, Celana 19 lembar, tali nilon 6 utas, ikat pinggang 1 buah, sampan 1 buah, Senapan angin 1 buah dan sapu lidi 1 buah.(rey)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

APMS Ajak Masyarakat Sarai Tolak Isu SARA Jelang Pilkada

Published

on

Continue Reading

Daerah

Gelar Unjuk Rasa, Brigade Meo Tuntut Bubarkan FPI

Published

on

Continue Reading

Daerah

Saksi Mengaku Diberikan Tanah Kapling Oleh Terdakwa

Published

on

Continue Reading
Loading...