Connect with us

DPR

Tak Hanya Pusat Ibadah dan Dakwah, Masjid Istiqlal Diharapkan Jadi Simbol Persatuan

Published

on

Realitarakyat.com – Ketua DPR RI Dr. (H.C.) Puan Maharani meninjau Masjid Istiqlal, Jakarta, setelah direnovasi, Senin (9/11/2020). Puan tiba di Masjid Istiqlal pukul 17.00 WIB, dan diterima langsung Imam Besar Masjid Istiqlal KH. Prof Nasaruddin Umar. Usai menjalankan ibadah salat Maghrib, Puan melanjutkan tinjauannya ke sekeliling Kompleks Masjid Istiqlal hingga azan Isya, didampingi Nasaruddin.

Di sela-sela kegiatan itu, Puan mengungkapkan harapannya agar Masjid Istiqlal dapat menjadi pusat ibadah dan dakwah, serta menjadi simbol persatuan. “Masjid Istiqlal sudah direnovasi, bagus, tinggal pemeliharaannya. Ke depan, selain jadi pusat ibadah dan kajian Islam juga menjadi kawasan wisata religius. Masjid Istiqlal juga harus menjadi simbol perekat persatuan bangsa,” ungkap cucu Bung Karno tersebut. yang di kutip dari Portal DPR RI, Selasa (10/11/2020).

Menurut Nasaruddin, kedatangan Puan sudah sangat ditunggu untuk melihat langsung kawasan masjid yang baru selesai direnovasi. Saat berbincang di ruang kerja Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin menjelaskan tentang sejarah dan peran Bung Karno dalam pembangunan masjid tersebut, khususnya dari segi pemilihan nama Istiqlal. Keduanya juga membicarakan tentang proses renovasi kawasan masjid, yang saat ini sudah hampir rampung 100 persen.

Selaku Imam Besar Istiqlal, Nasaruddin juga menjelaskan konsep Masjid Istiqlal pascarenovasi. Nantinya kawasan tersebut akan menjadi pusat pendidikan dakwah ulama, baik dari dalam maupun luar negeri.(ilm)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPR

Puslit Setjen DPR Gelar Seminar Bahas Penguatan Ekonomi Nasional

Published

on

Kepala Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI Indra Pahlevi (ist/net)
Continue Reading

DPR

Komisi VII Komitmen Bahas RUU Energi Baru Terbarukan

Published

on

Ratna Juwita (ist/net)
Continue Reading

DPR

Wakil Ketua Komisi X: Perubahan Kebijakan Guru harus Sistemik

Published

on

Hetifah Sjaifudian, (ist/net)
Continue Reading
Loading...