Connect with us

Daerah

Kasus Aset Negara di Labuan Bajo, Jadi Atensi Khusus Jaksa Agung

Published

on

Realitarakyat.com – Kasus dugaan korupsi aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp. 3 Triliun, menjadi atensi khusus Jaksa Agung (JA), ST. Burhanuddin.

Kasus dugaan korupsi tersebut menjadi perhatian khusus Jaksa Agung. Sehingga, Kejati NTT diperintahkan agar di Tahun 2020 ini dapat dituntaskan.

“Kasus dugaan korupsi aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat menjadi perhatian khusus dari Jaksa Agung, ST. Burhanuddin,” kata Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H kepada wartawan, Jumat (13/11/2020).

Untuk menuntaskan kasus itu, Kejagung RI telah menurunkan tim untuk mendampingi tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT dalam melakukan pemeriksaan dan melakukan penggeledahan di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Ditegaskan Abdul, dalam penuntasan kasus itu, tim penyidik Tipidsus Kejati NTT yang didampingi tim intelejen Kejagung beberapa waktu lalu telah melakukan penggeladahan di salah satu rumah mantan pejabat BPN Kabupaten Manggarai Barat dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

“Tim intelejen Kejagung RI sudah ada di Labuan Bajo untuk dampingi tim penyidik Tipidsus Kejati NTT untuk lakukan pemeriksaan dan penggeledahan,” ujar Abdul.

Ditambahkan Abdul, untuk kegiatan hari ini, tim penyidik Tipidsus Kejati NTT memeriksa lima orang sebagai saksi diantaranya Agustinus Jota, Samsudin Ente, Muhanyang, Siraturahmi dan Supardi Tahiya.

Terkait dengan kasus dugaan korupsi aset negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Abdul mengaku bahwa berdasarkan perintah Jaksa Agung RI, ST. Burhabuddin, agar kasus tersebut dapat dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang pada Desember 2020 mendatang untuk disidangkan.

Ditambahkan Abdul, terkait dengan hand phone Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH. Dula, dilakukan pemeriksaan di Jakarta oleh tim intelejen Kejagung RI untuk diketahui lebih jelas lagi.

“Perintah Jaksa Agung, bulan Desember 2020, kasusnya sudah harus dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Kupang untuk disidangkan,” terang Abdul.(rey)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Daerah

Kuasa Hukum Jonas Salean Sebut Pengadilan Tipikor Sidangkan Kasus Yang Tidak Pasti

Published

on

Continue Reading

Daerah

APMS Ajak Masyarakat Sarai Tolak Isu SARA Jelang Pilkada

Published

on

Continue Reading

Daerah

Gelar Unjuk Rasa, Brigade Meo Tuntut Bubarkan FPI

Published

on

Continue Reading
Loading...