Connect with us

Politik

PKB Sebut Aturan Minol yang Saat Ini Sudah Cukup

Published

on

Faisol Riza PKB/Net

Realitarakyat.com – Rancangan Undang-Undang (RUU) Larangan Minuman Beralkohol yang sedang dibahas Badan Legislasi DPR menjadi sorotan publik.

Waketum PKB Faisol Riza menilai aturan mengenai minuman beralkohol yang ada saat ini sudah cukup. “Aturan yang sekarang sudah lebih dari cukup,” ujar Faisol kepada wartawan, Jumat (13/11/2020).

Faisol menjelaskan larangan mengenai minuman beralkohol sudah berlaku di Indonesia. Menurutnya, banyak daerah yang tidak memperbolehkan peredaran minuman keras. Bahkan, supermarket di Jakarta juga telah membatasi penjualan minuman beralkohol.

“Sebenarnya larangan minuman beralkohol sudah berlaku sekarang, di Jakarta bahkan supermarket yang menjual hanya tertentu saja. Di daerah juga banyak yang tidak membolehkan peredaran minuman keras,” ucapnya.

Ketua Komisi VI DPR RI ini mengatakan substansi dari RUU Larangan Minol perlu didukung. Namun, jangan sampai RUU tersebut menimbulkan tensi politik di daerah. Khususnya daerah yang memiliki tradisi terkait dengan minuman beralkohol.

“Secara substansial RUU ini perlu didukung cuma jangan sampai daerah-daerah yang memiliki tradisi kental dengan minuman beralkohol menolaknya. Bisa menaikkan tensi politik yang tidak perlu,” kata Faisol.

Saat ini pengaturan mengenai Minuman beralkohol diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 25 Tahun 2019 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol, serta Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 74 Tahun 2013 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol.

Diberitakan sebelumnya, peminum minuman beralkohol dapat dibui 2 tahun atau denda Rp 50 juta dalam RUU Larangan Minuman Beralkohol.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPR

Pastikan Kesiapan Kota Depok Gelar Pilkada 2020, Komisi II Lakukan Kunjungan Spesifik

Published

on

Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tandjung (ist/net)
Continue Reading

Politik

Sahroni Dukung Polisi Proses Hukum Ustadz Maaher

Published

on

Continue Reading

Politik

PKB Minta Kasus Kerumunan Massa Rizieq Tetap Dilanjutkan

Published

on

Continue Reading
Loading...