Connect with us

Hukum

Diminta Klarifikasi Polisi, Lurah Petamburan Reaktif Covid-19

Published

on

Realitarakyat.com – Pihak Polda Metro Jaya ternyata tak hanya memanggil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk klarifikasi kerumunan massa saat acara Maulid Nabi dan pernikahan putri Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.

Ada 14 orang lainnya yang dipanggil yang merupakan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DKI.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, dari 14 orang hanya 10 yang datang memenuhi panggilan. Dari 10 orang tersebut satu orang terindikasi reaktif Covid-19, yaitu Lurah Petamburan Setiyanto.

“Dari 10 ini kita swab antigen satu orang Lurah dari Petamburan positif atau reaktif,” kata Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Yusri mengatakan Setiyanto saat ini telah dirujuk ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. “Sekarang kita rujuk ke Kramat Jati, karena saat di-swab antigen yang bersangkutan positif,” kata yusri.

Karena Lurah Petamburan dibawa ke RS Polri, sehingga polisi hari ini mengklarifikasi 9 pejabat lainnya. Salah satunya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Sementara pemeriksaan masih berlangsung,” imbuh Yusri.

Seperti diketahui, Polri memanggil sejumlah pejabat terkait kerumunan di acara pernikahan putri Habib Rizieq Syihab dan Maulid Nabi Muhammad SAW di Petamburan-KS Tubun, pada pekan lalu. Sejumlah pihak terkait peristiwa tersebut, termasuk Anies Baswedan dan Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara dimintai klarifikasi.

“Mau kita klarifikasi. Tim dari Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya nanti yang akan menangani,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (16/11).

“Jadi penyidik sudah mengirimkan surat klarifikasi kepada anggota Binmas yang bertugas protokol kesehatan kepada RT, kepada RW, kepada satpam maupun Linmas dan kemudian lurah, camat, dan Wali Kota Jakarta Pusat, kemudian dari KUA, dari Satgas Covid-19, Biro Hukum DKI dan Gubernur DKI, Biro Hukum Kemenkes RI,” lanjutnya.

“Dan kemudian beberapa tamu yang hadir,” jelas Argo.

Mereka akan dimintai klarifikasi terkait dugaan tindak pidana pelanggaran Pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan. Para saksi ini bakal dimintai klarifikasi terkait gelaran acara pernikahan putri Habib Rizieq dan acara Maulid Nabi pada pekan lalu di Petamburan, Jakarta Pusat.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

Usai Mangkir, Polda Metro Kembali Layangkan Surat Panggilan Ke Dua Terhadap HRS

Published

on

Continue Reading

Hukum

KPK Tahan Dua Tersangka Kasus Bakamla

Published

on

Continue Reading

Headline

Moeldoko Sebut Pemeriksaan Rizieq Bukan Upaya Kriminalisasi Ulama

Published

on

Continue Reading
Loading...