Connect with us

Politik

Jargonkan Anies Jadi Presiden, PDIP Sarankan FPI Buat Parpol

Published

on

Realitarakyat.com – Politikus Partai Demokrasi Perjuangan (PDIP), Hendrawan Supratikno menyarankan agar Front Pembela Islam (FPI) agar mendirikan partai politik.

Hal ini dikatakan Hendrawan menanggapi unggahan dari FPI di akun twitternya yang menyertakan tagar Anies4PresidenRI2024.

“Itu yang berkali-kali saya sampaikan, supaya FPI mendirikan parpol agar partisipasi politiknya lebih mudah diakomodasi dalam sistem demokrasi kita,” kata Hendrawan kepada wartawan, Rabu (18/11/2020).

Hendrawan pun menilai, tagar yang digaungkan oleh FPI di akun medsosnya sebagai langkah awal mengamankan jagoannya agar mendapatkan sponsor politik.

“FPI ingin start lebih awal, karena yang lain sudah punya modal dalam bentuk kursi parlemen yang dimiliki. Maksudnya menegaskan posisi dan mempromosikan jagoannya. Dalam politik, kejelasan posisi dibuat agar pendukung tidak bingung, selain juga untuk mendapat sponsor aktivasi politiknya,” katanya.

Lebih jauh, anggota Komisi XI DPR RI ini mengaku tidak mempermasalahkan unggahan tagar Anies4PresidenRI2024 yang dikicaukan FPI. Apalagi, unggahan tersebut tidak melanggar undang-undang.

“Tak ada yang melarang, tak ada UU yang dilanggar,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, FPI mengunggah foto Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang disebut sedang salat Magrib, saat diklarifikasi kasus kerumunan massa Habib Rizieq Syihab. FPI menuliskan hashtag #Anies4PresidenRI2024 dalam unggahannya di Twitter.

#Anies4PresidenRI2024. Gasssss….. Guncang Istana!” tulis akun DPP FPI, @DPPFPI_ID).[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

PDIP Minta Rizieq Jujur Ungkap Hasil Swab Test ke Publik

Published

on

Rahmad Handoyo/Dok DPR
Continue Reading

Politik

Uchok: DPRD DKI Jangan Terlalu Nafsu Minta Naik Gaji

Published

on

Continue Reading

Politik

PKS Targetkan Dapat 15 Persen Suara di 2024

Published

on

Continue Reading
Loading...