Connect with us

Headline

Kata KPK, Orang yang Membantu Nurhadi Melarikan Diri Masih Saudara

Published

on

Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan telah mendapatkan orang yang membantu eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi. Nurhadi melarikan diri selama empat bulan.

Deputi Penindakan KPK Karyoto menyebut, orang yang membantu Nurhadi melarikan diri masih orang dekat Nurhadi.

“Memang dalam larinya tersangka Nurhadi ini, ada pihak lain yang membantu,” kata Karyoto kepada wartawan di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Kendati demikian, Karyoto masih merahasiakan orang yang dimaksud membantu Nurhadi melarikan diri. Karyoto menyebut, berdasarkan pengumpulan alat bukti, orang yang dimaksud memang diduga telah membantu Nurhadi kabur.

“Makanya tadi saya katakan, kita sudah menemukan satu orang yang kemungkinan berdasarkan pengumpulan alat bukti, kalau dalam waktu 1 minggu ke depan kita sudah ekspose di depan pimpinan, kami menyatakan orang ini sebagai orang yang membantu pelarian atau menghalang-halangi,” ujar Karyoto.

Menurut Karyoto, orang yang membantu Nurhadi melarikan diri masih saudaranya sendiri. Meski begitu, Karyoto enggan mengungkap namanya.

“Mohon maaf apakah yang didugakan berpangkat dan berjabatan, tidak. Di sini adalah saudara dekatnya mereka sendiri,” tegasnya.

“Nah, ini yang nantinya bisa dikategorikan sebagai melakukan pelanggaran 21 UU Tipikor. Tunggu saja, mungkin 2-3 minggu lagi,” sambungnya.

Seperti diketahui, perkara korupsi Nurhadi ini sudah masuk dalam persidangan. Dalam sidang perdana yang digelar virtual, pria yang jadi buron 4 bulan ini didakwa menerima uang suap dan gratifikasi terkait pengurusan perkara di pengadilan tingkat pertama hingga peninjauan kembali (PK) sejumlah Rp 83 miliar.

Nurhadi sempat masuk dalam DPO KPK bersama menantunya, Riezky Herbiyono, dan Hiendra Soenjoto. Sejak ditetapkan masuk DPO pada Februari 2020, 4 bulan kemudian Nurhadi dan Riezky ditangkap di sebuah rumah di kawasan Simprug, Jakarta Selatan.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Headline

HNW: Jokowi Mestinya Membatalkan Aktifnya Kembali Calling Visa Untuk Israel

Published

on

Continue Reading

DPD

Sultan B. Najamudin: Pelaksanaan Protokol Kesehatan Pada Pilkada Serentak 2020 Tidak Bisa Ditawar

Published

on

Continue Reading

Headline

Ini Cerita Ngabalin Soal Proses OTT KPK atas Edhy Prabowo di Soetta

Published

on

Ali Mochtar Ngabalin (ist/net)
Continue Reading
Loading...