Connect with us

DPR

Kata Baleg DPR, Tiga Fraksi Minta RUU Pemilu Dikembalikan ke Pengusul

Published

on

Realitarakyat.com – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melanjutkan pembahasan tentang revisi UU Pemilu. Rapat digelar secara fisik dan virtual di ruang rapat Baleg DPR RI, gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Dalam rapat tersebut, Wakil Ketua Baleg DPR RI Willy Aditya mengatakan, ada sejumlah fraksi yang menyarankan agar RUU Pemilu dikembalikan ke pengusul untuk disempurnakan. Ketiga fraksi itu adalah Fraksi Golkar, Fraksi PAN, dan Fraksi Gerindra.

“Kita akan mengundang pimpinan Komisi II untuk membicarakan ini. Kang Saan, Pak Doli, itu kita undang untuk kita bicarakan kelanjutannya,” kata Willy.

Terdapat tiga fraksi yang menyatakan secara tegas agar RUU Pemilu dikembalikan ke pengusul, yaitu Komisi II DPR.

Anggota Baleg dari Fraksi Golkar, Firman Soebagyo, menyarankan agar RUU Pemilu dikembalikan kepada pengusul. Ia meminta pengusul kembali menyempurnakan draf tersebut.

“Kalau ini memang sudah jadi tekad bagi DPR untuk jadi inisiasi oleh DPR, maka saya mengusulkan ini dikembalikan ke pengusul untuk disempurnakan. Soal nanti, teknisnya Komisi II minta pendampingan dari tenaga ahli, itu persoalan lain,” kata Firman.

Menurut Firman, pengusulan RUU Pemilu belum memenuhi asas pembentukan undang-undang. Karena itu, draf tersebut perlu diperbaiki.

“Penyusunan atau pengusulan RUU Pemilu belum memenuhi asas-asas pembentukan undang-undang. Jadi kalau saya Fraksi Golkar mengusulkan agar ini dilakukan komunikasi dan dikembalikan ke pengusul untuk diperbaiki,” ujarnya.

Kemudian anggota Baleg DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Heri Gunawan, juga meminta hal serupa. Heri menyampaikan agar RUU Pemilu dikembalikan lagi ke Komisi II DPR untuk disempurnakan.

“Mungkin akan lebih baik dikembalikan ke pengusul untuk disempurnakan. Karena apa pun yang terjadi, ini merupakan keputusan politik nantinya. Untuk saat ini, kalau kita harus membahas, tampakya belum, Pimpinan,” kata Heri.

“Jadi pada prinsipnya kami dari Fraksi Gerinda meminta agar draf RUU Pemilu ini dikembalikan kepada pengusul untuk disempurnakan,” imbuhnya.

Sementara itu, anggota Baleg dari Fraksi PAN Zainuddin Maliki juga menyarankan agar draf RUU Pemilu dikembalikan ke pengusul. Ia berharap, ketika draf RUU itu sudah disempurnakan, sebaiknya sudah tidak ada pasal yang berisi opsi-opsi alternatif.

“Jadi kita kembalikan kepada Komisi II. Ini bagian dari pengusul yang menurut saya mentalnya sudah siap untuk melakukan kajian lebih mendalam,” kata Zainuddin.

“Kita dari Baleg ini memberikan titipan pesan agar kajian diteruskan, tapi yang lebih sempurna, dengan naskah akademik yang melalui kajian yang mendalam, dan kemudian naskahnya juga disempurnakan. Apa yang diusulkan ke Baleg ini dengan pasal-pasal yang masih penuh opsi, itu nanti ketika diserahkan Baleg untuk diharmonisasikan opsi-opsi alternatif itu. Kalau bisa, tidak ada lagi,” tuturnya.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPR

Golkar Minta Masyarakat Selektif Beri di Kotak Amal

Published

on

Continue Reading

DPR

DPR Minta Bulog Fokus Pada Ketahanan Pangan

Published

on

Continue Reading

DPR

DPR Setuju Putusan Pemerintah Potong Hari Libur

Published

on

Continue Reading
Loading...