Connect with us

Hukum

KPK Klaim Sudah Minta Izin Dewas Lakukan 600 Penyadapan

Published

on

Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku sudah meminta izin kepada Dewan Pengawas (Dewas) untuk melakukan 600 penyadapan.

“Banyak orang bilang sekarang bahwa, bahkan (KPK) sedikit berbeda menangguhkan Tipikor selama Pilkada sekarang. KPK bersikap bahwa tindakan penyelidikan dan penyidikan akan terus dilakukan di masa kapan saja,” kata Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango, Selasa (24/11/2020).

“Bukti bahwa KPK masih melakukan tugas penindakan tidak kurang lebih dari 600 izin penyadapan dari Dewas,” sambungnya.

Artinya, menurut Nawawi KPK masih melakukan penyelidikan dan penyidikan tertutup. Baik itu mengenai pengelolaan anggaran COVID-19 sampai penyelenggaraan Pilkada.

“KPK tetap memasang mata untuk segala hal dan sumber informasi ini daripada KPK adalah masyarakat itu sendiri,” ujarnya.

Ditegaskan Nawawi, anggapan bahwa seakan-akan KPK bekerja di ranah pencegahan menurutnya tidak benar. KPK tetap melakukan upaya penindakan dengan bukti 600 izin penyadapan tersebut.

“Kita tetap melakukan penyelidikan-penyelidikan tertutup. Kita lakukan itu. Dengan bukti sekitar 600 izin penyadapan dari dewan pengawas. Kalau ada penyadapan begitu kita melakukan penyelidikan-penyelidikan tertutup,” tegasnya.

Berkaitan dengan Banten, daerah ini juga jadi wilayah yang relatif cukup tinggi pelaporan atas dugaan korupsinya. Beberapa yang jadi catatan KPK misalnya soal gratifikasi, pungutan sampai bantuan sosial.

“Kami terus mencatat adanya laporan pengaduan dari masyarakat,” ujarnya.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hukum

Wakapolri Gatot Dukung Putusan Jokowi Usung Listyo Sigit Jadi Calon Kapolri

Published

on

Continue Reading

Headline

Kata Pengacara, Habib Rizieq Lebih Menikmati Ditahan di Rutan Bareskrim

Published

on

Continue Reading

Daerah

Kejaksaan Tinggi NTT Ajukan Izin Penahanan Bupati Mabar ke Mendagri

Published

on

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dulla (ist/net)
Continue Reading
Loading...