Connect with us

Nasional

Menkes Sebut Iuran BPJS di 2021 Alami Kenaikan

Published

on

Realitarakyat.com – Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengisyaratkan akan ada kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada 2021.

Dia berdalih penyesuaian iuran sebagai amanat Peraturan Presiden 64 Tahun 2020 atas kelas standar dan kebutuhan dasar kesehatan (KDK).

“Adanya amanat dalam Perpres 64/2020 tentang peninjauan ulang iuran Jaminan Kesehatan Nasional, rawat inap kelas standar, konsekuensinya pada perubahan besaran iuran,,” terang dia saat rapat bersama Komisi IX DPR, Selasa (24/11/2020).

Penetapan iuran, sambung Terawan, tentunya dengan pertimbangan Kementerian Keuangan, BPJS Kesehatan, termasuk juga kementerian yang dipimpinnya, Kementerian Kesehatan.

Sebagai gambaran, pertama, penetapan iuran akan menggunakan metode aktuaria. Kedua, pertimbangan pemenuhan kebutuhan dasar kesehatan, rawat inap kelas standar, kemampuan membayar dari peserta, inflasi kesehatan, termasuk perbaikan tata kelola program JKN.

Adapun, pemanfaatan program JKN berbasis kebutuhan dasar kesehatan yang dijamin berdasarkan pola epidemiologi atau penyakit umum di Indonesia.

“Dasar penentuan manfaat berbasis kebutuhan dasar kesehatan yang tidak dijamin JKN kemudian akan disesuaikan dengan Pasal 52 Perpres 82 Tahun 2018,” ujarnya.

Kendati demikian, Terawan menegaskan, saat ini proses penyesuaian iuran JKN masih dalam tahap awal.

“Masih disiapkan permodelan perhitungan iuran dengan data utilisasi dengan data cost (biaya) dari BPJS Kesehatan dan mempertimbangkan proyeksi dan asumsi berbagai kebijakan,” tandasnya.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPR

Pimpin Uji Calon Kapolri, Herman Herry: Komisi III Jalankan Tugas Konstitusional

Published

on

Ketua Komisi III DPR, Herman Herry (ist/net)
Continue Reading

Nasional

Menag Pastikan Keberangkatan Haji 2021 Bulan Juni

Published

on

Continue Reading

DPR

Komisi II DPR Cecar DKPP Seputar Pemecatan Ketua KPU Arief Budiman

Published

on

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia (ist/net)
Continue Reading
Loading...