Connect with us

DPR

Setelah Dihantam Pandemi Covid-19, Ekonomi Indonesia Diyakini akan Kembali Membaik

Published

on

Achmad Hafisz Thohir (ist/net)

Realitarakyat.com – Wakil Ketua BKSAP DPR RI Achmad Hafisz Thohir menegaskan bahwa BKSAP DPR RI senantiasa ikut mendorong dan mendukung pemulihan sektor ekonomi negara agar dapat kembali bangkit setelah dihantam pandemi Covid-19. Hafisz optimis ekonomi Indonesia ke depannya dapat kembali membaik.

“Di semua lini industri maupun pelaku ekonomi tengah mengalami tekanan yang kuat, kerugian yang ditaksir oleh World Bank juga sangat super besar. Kondisi ini lebih sulit dibandingkan dengan krisis yang terjadi pada tahun 1998 dan juga 2008 yang lalu. Oleh karenanya kita harus mempunyai konsep pemikiran tentang bagaimana UMKM ini bisa kita perkuat. Salah satunya yakni melalui diskusi-diskusi seperti yang kita lakukan pada hari ini,” ucap Hafisz dalam agenda Kunjungan Kerja BKSAP DPR RI ke Provinsi Jawa Tengah, Selasa (24/11/2020).

Kalau pada tahun 1998, sambung politisi Fraksi PAN itu, pengaruh sisi demand-nya yaitu orang tidak mau membeli. Kendati demikian sektor UMKM masih tetap bisa hidup. Namun sekarang, UMKM nya juga diserang.

“Sebab Covid-19 tidak membatasi siapa yang akan diserang. Di sini kita bertemu langsung dengan Gubernur Jawa Tengah, dan mengetahui apa saja yang sudah dilakukan oleh Gubernur Jateng. Ternyata cukup baik responnya. Hal yang bisa dicontoh untuk dilakukan oleh gubernur-gubernur provinsi lain adalah bahwa penanganan Covid-19 di Jawa Tengah itu tidak serta merta membuat UMKM yang ada tersebut mati,” tandasnya.

Hafisz menyampaikan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan insentif dan juga order pekerjaan kepada UMKM dengan maksud untuk membantu menanggulangi kesulitan yang dialami pelaku usaha akibat pandemi. “Sehingga ini bisa simultan. UMKM bisa berjalan dan pandemi bisa dihadapi, tentunya dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan yang memadai. Di balik kesulitan itu pasti ada kesempatan. Saya yakin kita bisa lolos dari pandemi Covid-19 dan ekonomi kita bisa membaik kedepannya,” imbuhnya.

Dalam acara BKSAP Day yang mengangkat tema ‘Peran Diplomasi Parlemen dalam mendorong akselerasi pemulihan ekonomi Jawa Tengah melalui pemberdayaan UMKM’ itu, Hafisz juga menyatakan bahwa setiap warga negara Indonesia yang sedang berada di luar negeri maka dia juga mempunyai fungsi sebagai diplomat negara.

“Oleh sebab itu kepada para mahasiswa saya berpesan bahwa kita hendaknya selalu melakukan perbuatan-perbuatan di sisi diplomasi kita, yakni bahwa kita adalah Merah Putih dan kita adalah bangsa Indonesia. Siapapun dia, ketika ia sedang berada di luar negeri maka fungsi itu langsung otomatis melekat pada dirinya. Terlebih lagi kita yang bertugas sebagai anggota parlemen,” tuturnya.

Senada dengan Hafisz, Anggota BKSAP DPR RI Didi Irawadi Syamsuddin juga mengatakan, dampak pandemi Covid-19 memang sangat luar biasa dan tidak diketahui kapan akan berakhir.

“Di saat pandemi seperti ini, BKSAP berkesempatan untuk meningkatkan perannya dalam hal diplomasi parlemen. Peran itu bisa ditingkatkan dengan cara ikut serta mempromosikan hasil-hasil produksi UMKM dari daerah pemilihan anggota DPR masing-masing ke seluruh penjuru daerah yang dikunjungi, baik domestik maupun internasional,” kata Didi.

Menurutnya, bisa dilakukan inventarisir apa yang menjadi keunggulan komparatifnya dari daerah-daerah yang ada.

“Kita bisa bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri dan perdagangan internasional untuk mendorong produk-produk utama UMKM agar bisa dipasarkan dan bisa bersaing di forum internasional. Karena banyak hasil produksi anak bangsa yang sesungguhnya bisa kita optimalkan untuk dipasarkan,” paparnya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo menilai, selain berfungsi melakukan diplomasi antar parlemen dunia, BKSAP DPR RI juga dapat ikut berperan penting bagi perkembangan UMKM di Indonesia.

Dikatakannya, BKSAP bisa membantu membawa isu lokal tentang hasil produksi UMKM dalam negeri untuk diperkenalkan dan dipasarkan secara lebih luas di kancah internasional. (ndi)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPR

DPR Minta Pemerintah Perbaiki Teknis Karantina WNI dari Luar Negeri

Published

on

Continue Reading

DPR

Dewan Minta KY Miliki Bank Data Para Calon Hakim Agung

Published

on

Continue Reading

DPR

Pemerintah Tak Konsisten Jalankan Aturan Pelarangan WNA Masuk Indonesia

Published

on

Continue Reading
Loading...