Connect with us

Politik

Pembunuhan Sadis Keluarga di Sigi, BPIP: Ini Tindaka Lukai Keadaban Kemanusiaan

Published

on

Realitarakyat.com – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengecam peristiwa pembunuhan sadis yang menimpa satu keluarga di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). BPIP menyebut tindakan itu melukai nilai-nilai kemanusiaan.

“Tindakan pembunuhan di keluarga di Sigi adalah tindakan yang melukai keadaban kemanusiaan, karena tindakan di luar kemanusiaan dan menghancurkan nilai-nilai keadaban,” kata Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP, Romo Antonius Benny Susetyo, dalam keterangannya, Sabtu (28/11/2020).

Romo Benny menegaskan tindakan terorisme harus dihentikan. Ia pun meminta kasus pembunuhan sekeluarga di Sigi itu diusut tuntas.

“Tindakan (terorisme) harus segera dihentikan demi menjaga keutuhan hidup berbangsa dan bernegara. Tindakan teror di Sigi harus segera diusut tuntas dan perlakukan proses dalam ranah hukum,” ujarnya.

Menurut Romo Benny, negara harus hadir memberikan jaminan rasa aman di masyarakat karena tindakan terorisme disebutnya merusak keadaban manusia. Romo Benny juga berharap aparat keamanan bisa segera meredam aksi teror di wilayah Poso.

“Kita berharap aparat keamanan segera menghentikan aksi teror di kawasan Poso agar masyarakat mendapatkan rasa damai dan aman,” ujar Romo Benny.

“Terhadap tindakan kelompok terorisme, negara harus hadir dan membongkar jaringan terorisme karena mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terorisme pertentangan prinsip kemanusiaan karena tindakan mereka merusak keadaban kemanusiaan,” sambungnya.

Romo Benny meminta semua elemen bangsa bersatu melawan terorisme yang menjadi musuh kemanusiaan. Pemerintah, kata Romo Benny, harus tegas dan mengusut aksi teror ini sampai ke akarnya.

“Negara, dalam hal ini pemerintah, harus tegas dan mengusut tuntas kasus teror ini sampai pada jaringannya. Kita percaya bahwa pemerintah akan turun tangan dan menindak pelaku teror,” kata Romo Benny.

Sebelumnya, peristiwa satu keluarga di Kabupaten Sigi, Sulteng, dibunuh oleh orang tak dikenal (OTK) beredar di media sosial. Pembunuhan itu juga disebut dibarengi pembakaran rumah dan gereja di sekitar lokasi kejadian.

Dari informasi yang diperoleh, peristiwa itu terjadi pada Jumat (27/11) sekitar pukul 10.00 Wita. Empat anggota keluarga itu ditemukan tewas mengenaskan di sekitar rumahnya.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Politik

PAN Minta Diksi Pam Swakarsa Diganti

Published

on

Continue Reading

Politik

Azis Syamsuddin Berharap Kepemimpinan Biden-Kamala Bawa Dampak Positif Perkembangan Kawasan Indo-Pasifik

Published

on

Continue Reading

Politik

NasDem Sebut Pam Swakarsa Komjen Listyo Sigit Beda dengan Masa Lalu

Published

on

Continue Reading
Loading...