Connect with us

DPR

Kata DPR, Dalam Kondisi Tertentu Hasil Swab Test Boleh Diumumkan

Published

on

Netty Prasetiyani/Dok DPR

Realitarakyat.com – Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani mengungkapkan, meski ada undang-undang yang mengatur kerahasiaan identitas pasien dan data medis pasien, namun dalam kondisi tertentu data medis pasien itu boleh dipublikasikan.

“Berdasarkan UU Kesehatan, UU Praktik Kedokteran, UU Tenaga Kesehatan, dan UU Rumah Sakit, identitas pasien beserta diagnosis dan tindakan medis yang dilakukannya merupakan informasi rahasia,” jelas Netty kepada wartawan, Senin (1/12/2020).

“Tapi data pribadi boleh dibuka jika terkait perintah undang-undang, perintah pengadilan, izin pasien atau untuk kepentingan yang bersangkutan dan masyarakat,” tambahnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS DPR RI ini menghormati semua keputusan tokoh publik yang berani mengumumkan dirinya terpapar Covid-19. Ia menilai itu sebagai suatu hal yang sah untuk dilakukan.

“Terkait beberapa tokoh publik yang mengumumkan dirinya terkonfirmasi positif Covid-19, menurut saya, sah-sah saja. Apalagi jika dilakukan tanpa paksaan dan didorong oleh kepentingan menjaga kemaslahatan agar orang banyak yang berinteraksi dengannya lebih berhati-hati,” kata Netty.

Di sisi lain, Netty juga menghormati keputusan orang yang tidak berkenan mengumumkan hasil tes swab Covid-19. Sebab, hal itu juga diatur dalam undang-undang.

“Jika ada personal yang tidak berkenan mengumumkannya, maka hal itu merupakan hak pribadi yang dilindungi undang-undang dan kita pun harus menghormatinya,” katanya.

Netty pun menyoroti pentingnya tindak lanjut bagi pasien yang sudah dinyatakan positif Covid-19. Menurut Netty, hal yang terpenting bukan mengumumkan status Covid-19 kepada publik.

“Persoalannya bukan perlu mengumumkan ke publik atau tidak, tapi bagaimana tindak lanjutnya setelah diketahui positif. Yang bersangkutan tentu harus melakukan isolasi mandiri, memperkuat imunitas tubuh, dan melaporkan pada faskes terdekat, termasuk ke pengurus lingkungan (RT/RW). Setelah itu menjadi tanggung jawab petugas untuk melakukan penelusuran (tracing), testing dan tindakan lainnya guna mencegah penularan lebih luas,” tukasnya.[prs]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DPR

Pimpin Uji Calon Kapolri, Herman Herry: Komisi III Jalankan Tugas Konstitusional

Published

on

Ketua Komisi III DPR, Herman Herry (ist/net)
Continue Reading

DPR

Pimpin Fit and Proper Test Kapolri, Herman Herry Tegaskan Komisi III Jalankan Tugas Konstitusional

Published

on

Continue Reading

DPR

Fit And Proper Test Calon Kapolri: Ditemani Jenderal Idham Azis, Komjen Sigit Tiba di Gedung DPR

Published

on

Komjen Listyo Sigit Prabowo (ist/net)
Continue Reading
Loading...